Pemudik dari Denpasar Antre hingga 18 Jam untuk Masuk Pelabuhan Gilimanuk

Kondisi di Pelabuhan Gilimanuk, Sabtu (14/03/26)
Sumber :
  • Dovalent Vandeva Derico/ VIVA Banyuwangi

Jembrana, VIVA Banyuwangi – Sejumlah pemudik yang berangkat dari Denpasar menuju Pelabuhan Gilimanuk harus menghabiskan waktu hingga belasan jam akibat antrean panjang kendaraan yang hendak menyeberang ke Jawa. Salah satu pemudik bahkan membutuhkan waktu hingga 18 jam sejak berangkat hingga bisa masuk kawasan pelabuhan pada Sabtu, 14 Maret 2026.

img_title Rakyat Makin Sulit, Sekretaris DPC GMNI Banyuwangi Tuntut Revolusi Kebijakan Negara

Kepadatan arus kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk menyebabkan antrean panjang di jalur Denpasar–Gilimanuk. Banyak pemudik harus menunggu berjam-jam di perjalanan sebelum akhirnya dapat masuk ke area pelabuhan.

Salah satunya dialami Hartini, pemudik yang hendak pulang ke kampung halamannya di Bangorejo, Banyuwangi. Ia berangkat dari Denpasar sekitar pukul 20.00 WITA.

img_title Aliansi Banyuwangi Menggugat Kepung DPRD dan Pemkab, Bawa 7 Poin Tuntutan untuk Pemerintah

Namun, karena antrean kendaraan yang panjang menuju pelabuhan, Hartini baru bisa masuk kawasan Pelabuhan Gilimanuk sekitar pukul 14.00 WITA keesokan harinya.

“Berangkat dari Denpasar sekitar jam delapan malam. Di jalan sebenarnya sudah ramai, tapi paling lama menunggu itu saat antre menuju masuk pelabuhan,” kata Hartini.

img_title GMNI Banyuwangi Soroti Kenaikan Pertamax di Tengah Pelemahan Rupiah, Desak Pemerintah Stop Kebijakan yang Bebani Rakyat!

Menurutnya, antrean kendaraan mengular cukup panjang sehingga kendaraan harus bergerak perlahan bahkan sering berhenti dalam waktu lama.

“Lebih banyak waktunya habis untuk menunggu antrean masuk pelabuhan. Kendaraan padat sekali,” ujarnya.

Kondisi tersebut juga dirasakan banyak pemudik lain yang hendak menyeberang dari Bali menuju Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.

Meningkatnya mobilitas masyarakat membuat antrean kendaraan menuju pelabuhan semakin panjang, didominasi kendaraan pribadi, bus, serta kendaraan lain yang membawa penumpang menuju Pulau Jawa.