Prabowo Minta ke Pejabat: Kita Harus Beri Contoh, Open House Jangan Terlalu Mewah

Presiden RI Prabowo Subianto dan jajaran pejabat Kabinet Merah Putih.
Sumber :
  • https://presidenri.go.id/foto/presiden-prabowo-pimpin-sidang-kabinet-paripurna-bahas-kesiapan-idulfitri-1447-h-dan-apresiasi-semangat-toleransi-bangsa/

Jakarta, VIVA Banyuwangi – Presiden RI Prabowo Subianto meminta seluruh jajaran pemerintah Kabinet Merah Putih tidak melakukan gelar griya atau open house ketika Hari Raya Idulfitri dengan cara yang mewah. Terlebih lagi mengingat kondisi sebagian masyarakat Indonesia yang sedang memulihkan diri dari bencana nasional dan krisis global yang sedang terjadi.

img_title Peringati Hari Buruh, Presiden Prabowo Canangkan 4 Kebijakan Baru untuk Tenaga Kerja

Hal tersebut disampaikan Kepala Negara pada Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Negara, pada Jumat, 13 Maret 2026.

Pada kesempatan tersebut, Presiden RI mengajak para menteri, kepala Lembaga, dan jajaran Kabinet Merah Putih untuk memberikan teladan kesederhanaan kepada masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.

img_title Ojol Sumringah, Prabowo Teken Perpres Potongan Aplikator 8% hingga Wajibkan Perlindungan Jaminan Sosial

Dilansir dari laman resmi Presiden RI, Presiden Prabowo menyampaikan ucapan kepada masyarakat yang akan melaksanakan tradisi mudik. Kepala Negara berharap seluruh masyarakat dapat melakukan perjalanan denga naman dan tetap terjaga keselamatan selama berada di kampung halaman.

Untuk mereka yang ingin mudik nanti, saya ucapkan sebelumnya, selamat mudik dan jaga diri masing-masing di rumah,” ujar Presiden Prabowo.

img_title Bakal Hadiri Puncak Hari Buruh 2026 di Monas, Menaker: Presiden Siapkan Hadiah Bagi Buruh

Selain itu, Presiden Prabowo turut mengingatkan jajarannya agar merayakan Idulfitri secara sederhana. Menurut Kepala Negara, kegiatan seperti open house sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan agar pemerintah dapat memberikan contoh yang baik kepada masyarakat.

“Kita juga, saya kira harus memberi contoh, open house atau apa, jangan terlalu mewah-mewahan. Sudah lah kita di dalam bencana dan juga di suasana ini kita kasih contoh ke rakyat. Tapi kita juga jangan total istilahnya tutup semua acara kita, karena kalau tidak ekonomi kita juga gak jalan nanti,” imbuh Kepala Negara.

Presiden juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang menggambarkan kondisi ekonomi nasional seolah berada dalam keadaan buruk. Kepala Negara menilai bahwa berbagai indikator menunjukkan ekonomi Indonesia tetap berada pada jalur yang kuat.

Pada penutup pengantarnya, Presiden Prabowo kembali mengajak seluruh jajaran kabinet untuk terus bekerja dengan penuh tanggung jawab serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, sekaligus memastikan stabilitas ekonomi tetap terjaga menjelang perayaan Idulfitri.