Stok Tertinggi Dalam Sejarah, Candangan Beras Nasional 4 Juta Ton Aman Sampai Akhir Tahun

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran.
Sumber :
  • https://www.instagram.com/p/DO7_NEpAZ4B/?img_index=3

Jakarta, VIVA Banyuwangi – Cadangan beras nasional saat ini mencapai 4 juta ton dan diperkirakan akan cukup sampai akhir tahun 2026. Cadangan beras nasional tersebut dinilai sebagai stok beras nasional tertinggi dalam sejarah.

img_title Fenomena El Nino, Mentan Optimis Tak Ada Krisis Pangan: Stok Beras Menuju 5 Ton

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melaporkan bahwa ketersediaan stok pangan nasional, khususnya beras, berada dalam kondisi sangat baik. Hal tersebut disampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 13 Maret 2026.

Dalam laporannya, Mentan menyampaikan bahwa cadangan beras nasional saat ini telah mencapai sekitar 4 juta ton dan diperkirakan akan meningkat signifikan dalam waktu dekat. Capaian tersebut bahkan menjadi yang tertinggi dalam sejarah cadangan beras nasional.

img_title Mentan: RI Stop Impor Solar per 1 Juli, Mulai Terapkan B50

“Hari ini mencapai 4 juta ton, data dua hari lalu sudah 4 juta ton dan kemungkinan bulan depan sudah mencapai 5 juta ton, Bapak Presiden. Ini tertinggi cadangan kita, ini cukup untuk 324 hari, sampai akhir tahun cukup cadangan kita sekarang untuk beras,” ujar Andi Amran, seperti dilansir dari laman resmi Presiden RI pada Sabtu, 14 Maret 2026.

Selain itu, Mentan juga menyampaikan bahwa terdapat sejumlah perkembangan positif di sektor komoditas strategis lainnya, salah satunya adalah peningkatan ekspor minyak sawit mentah crude palm oil (CPO) yang mengalami kenaikan signifikan. Kenaikan tersebut turut memperkuat kinerja ekspor sektor pertanian secara keseluruhan.

img_title Usai Lawatan, Presiden Prabowo Gelar Rapat Terbatas Akselerasi Program Strategis Nasional

“Ada kabar menarik Bapak Presiden, CPO kita, ekspor kita naik 6 juta ton. Sedangkan kita butuh untuk biofuel 5,3 juta ton, jadi alhamdulillah naik,” ungkapnya.

Di sisi lain, kinerja sektor pertanian juga tercermin dari kontribusinya terhadap perekonomian nasional. Mentan menyebut bahwa produk domestik bruto (PDB) sektor pertanian mencapai 5,74 persen, yang merupakan capaian tertinggi dalam 25 tahun terakhir.

“PDB sektor pertanian ini tertinggi selama 25 tahun, 5,74 persen PDB sektor pertanian. Kemudian NTP (Nilai Tukar Petani), tingkat kesejahteraan petani, tertinggi selama 33 tahun,” kata Andi Amran.

Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari berbagai kebijakan pemerintah, termasuk kenaikan harga pembelian pemerintah (HPP) serta penurunan harga pupuk yang turut meningkatkan kesejahteraan petani.

“Ini karena kebijakan Bapak Presiden, HPP dinaikkan dan juga pupuk, harga pupuk turun 20 persen tanpa membebani Menteri Keuangan,” jelasnya.

Halaman Selanjutnya
img_title