Menkeu Purbaya: Ada Ruang Efisiensi Anggaran MBG dari Pagu Rp335 Triliun
- https://www.instagram.com/p/DVtCPpVExNf/?img_index=1
Jakarta, VIVA Banyuwangi – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat dioptimalkan tanpa harus menyerap penuh alokasi anggaran senilai Rp335 triliun.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai masih terdapat ruang efisiensi anggaran dari program MBG yang mendapatkan pagu Rp335 triliun.
Dilansir dari Antara News, Menkeu Purbaya mengatakan MBG merupakan program yang baik lantaran membantu banyak masyarakat, terutama kelompok kelas bawah. Hanya saja, menurut dia, pelaksanaan program MBG masih bisa untuk lebih dioptimalkan.
“MBG akan diefisienkan, cara mereka belanjanya. Saya pikir MBG itu program yang bagus karena nggak semuanya kaya. Hanya pelaksanaanya dioptimalkan saja,” ujar Purbaya kepada wartawan di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin, 18 Maret 2026.
Dia juga berpendapat pelaksanaan program MBG bisa optimal tanpa harus menyerap penuh alokasi anggaran senilai Rp335 triliun.
“Saya pikir gitu, nggak harus Rp335 triliun,” katanya.
Saat ini, Menkeu juga tengah Menyusun rencana efisiensi anggaran sejumlah kementerian/Lembaga (K/L). Kebijakan tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya menjaga deficit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 tetap di bawah tiga persen.
Defisit APBN 2026 berpotensi melebar akibat tekanan harga minyak dunia yang terdampak konflik Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
Purbaya menjelaskan efisiensi anggaran utamanya akan dilakukan terhadap Anggaran Biaya Tambahan (ABT) tiap K/L.
Menurutnya, ABT K/L cukup membuat anggaran menggelembung, sehingga potensial sebagai pos belanja yang bisa dipangkas.
Bendahara negara menyebut Kementerian Keuangan akan menentukan langkah awal yang bisa dilakukan oleh K/L dalam menyiapkan rencana efisiensi anggaran. Persiapan ini rencananya bakal memakan waktu seminggu ke depan.
“Tapi belum tentu eksekusi ya. Kalau mau dipotong, mana yang dipotong, kira-kira gitu. Nanti mereka sesuaikan kebijakannya berdasarkan potongan Kementerian Keaungan,” kata Purbaya menjelaskan.
Keputusan perubahan desain anggaran masih akan memantau perkembangan harga minyak global dalam beberapa waktu ke depan.
Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana. Ia memastikan bahwa sejauh ini belum ada pemangkasan atau penyesuaian anggaran program MBG pada APBN 2026 sehingga alokasinya tetap senilai Rp335 triliun.