Bukan Perkuat Propaganda, Paus Leo Minta Media Tunjukkan Penderitaan Perang
- https://www.instagram.com/p/DTNKSYEDA-s/?hl=id&img_index=1
Italia, VIVA Banyuwangi – Pada hari Senin, 16 Maret 2026, Paus Leo XIV mendesak para jurnalis untuk menyoroti penderitaan yang disebabkan oleh perang.
Ia juga memperingatkan agar laporan berita tidak tergelincir ke dalam propaganda dengan mengagungkan konflik atau berfungsi sebagai ‘pengeras suara’ untuk memperkuat suara mereka yang berkuasa.
Dilansir dari Reuters, dalam pertemuan dengan para penyiar dari program berita televisi TG2 Italia, Paus menyampaikan seruan langsung kepada para reporter.
“Untuk menunjukkan wajah perang dan menceritakannya melalui mata para korban agar tidak mengubahnya menjadi permainan video,” kata Paus Leo.
“Dalam situasi perang yang dramatis, seperti yang kita alami saat ini, informasi harus waspada terhadap risiko berubah menjadi propaganda,” kata Paus pertama AS itu.
Jurnalis harus bekerja “dalam memverifikasi berita agar tidak menjadi corong kekuasaan,” katanya.
Paus Leo tidak menyebutkan konflik secara spesifik, tetapi dalam beberapa hari terakhir ia semakin gencar menyerukan diakhirinya perang Amerika Serikat-Israel yang semakin meluas terhadap Iran.
Pada hari Minggu, 15 Maret 2026, ia menyerukan gencatan senjata segera atas apa yang disebutnya sebagai ‘kekerasan keji’ dalam konflik tersebut, dalam beberapa pernyataan terkuatnya hingga saat ini.
Peringatan Paus Leo agar tidak menggambarkan perang seperti permainan video menggemakan pernyataan dari seorang pejabat senior gereja Amerika Serikat pada awal bulan Maret 2026 ini.
Kardinal Chicago Blasé Cupich mengecam keras Gedung Putih karena mengunggah video di media sosial yang menampilkan cuplikan dari perang Iran, yang disisipkan dengan adegan dari permainan video dan film aksi. Cupich menyebut video tersebut “menjijikan”.
Dikutip dari National Catholic Reporter, Gedung Putih menerbitkan sebuah unggah pada 12 Maret 2026 melalui platform X, dengan menggabungkan cuplikan nyata serangan bom di Iran dengan cuplikan dari permainan video Nintendo ‘Wii Sports’, dengan keterangan “TAK TERKALAHKAN”.
Unggahan lain pada 6 Maret 2026 menyertakan cuplikan dari permainan video ‘Grand Theft Auto V’.
Bukan hanya video game, Gedung Putih juga menerbitkan unggahan yang menggabungkan cuplikan dari perang dengan adegan dari film aksi dan tekel sepak bola.