Mentan Soal Pangan Nasional Saat Lebaran 2026: Produksi Baik, Stok Cukup, Harga Stabil
- https://www.instagram.com/p/DSYySiWAa5r/?img_index=1
Jakarta, VIVA Banyuwangi – Pasokan pangan nasional selama Lebaran 2026 ini dalam kondisi stabil dan terkendali. Hal tersebut seperti disampaikan oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Ia menyatakan pasokan pangan nasional selama Lebaran 1447 Hijriah stabil dan terkendali, sehingga menciptakan kondisi yang membahagiakan bagi petani, pedagang, serta masyarakat sebagai konsumen di seluruh Indonesia.
“Lebaran tahun ini kita syukuri bersama. Produksi baik, stok cukup, harga stabil. Petani tetap berproduksi, pedagang bisa berdagang, masyarakat bisa membeli dengan harga terjangkau,” kata Mentan dalam keterangan di Jakarta, Minggu, 22 Maret 2026.
Dilansir dari Antara News, dia menegaskan pemerintah terus menjaga keseimbangan harga agar petani tidak rugi dan masyarakat tetap mendapatkan harga pangan yang terjangkau.
“Harga pangan tidak boleh terlalu tinggi karena memberatkan masyarakat, tetapi juga tidak boleh terlalu rendah karena merugikan petani. Pemerintah harus menjaga keseimbangan itu,” tegasnya.
Pengawasan harga dilakukan bersama lintas sektor untuk mencegah penimbunan dan permainan harga, khususnya pada momentum Ramadhan dan Idul Fitri.
"Lebaran tahun ini adalah kemenangan untuk semua, berkah untuk semua," ucap Amran.
Mentan memastikan stok komoditas pangan nasional dalam kondisi cukup dan harga tetap stabil menjelang dan pada Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kondisi itu membuat momentum Lebaran 2026 menjadi kebahagiaan bagi seluruh pihak, mulai dari petani sebagai produsen, pedagang sebagai pelaku distribusi, hingga konsumen sebagai masyarakat luas.
"Dari pantauan di berbagai pasar tradisional dan modern, harga berbagai kebutuhan pokok terpantau stabil dan stok tersedia cukup," ujarnya.
Menurut Amran, keberhasilan menjaga stok dan stabilitas harga pangan merupakan hasil kerja bersama dari peningkatan produksi, penguatan cadangan pangan, pengawasan distribusi, serta pengendalian harga di pasar.
“Kita ingin semua tersenyum. Petani tersenyum karena harga hasil panen baik, pedagang tersenyum karena barang tersedia dan bisa dijual, dan masyarakat juga tersenyum karena harga pangan terjangkau. Itulah tujuan pemerintah menjaga pangan,” ucap Amran.
Mentan menjelaskan posisi stok nasional sangat kuat. Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di gudang Perum Bulog saat ini sekitar 4,09 juta ton, beras yang beredar di masyarakat sekitar 11–12 juta ton, serta potensi panen dalam waktu dekat sekitar 12 juta ton.