Presiden Prabowo Telepon Erdogan, PM Sharif, MBS hingga Raja Yordania di Momen Idulfitri

Presiden RI Prabowo Subianto.
Sumber :
  • https://presidenri.go.id/foto/idulfitri-1447-h-presiden-prabowo-pererat-silaturahmi-dan-persaudaraan-dengan-pemimpin-negara-muslim/

Jakarta, VIVA Banyuwangi – Di tengah suasana Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Presiden Prabowo Subianto merayakanya dengan kegiatan yang sarat makna kebersamaan dan persaudaraan.

img_title Peringati Hari Buruh, Presiden Prabowo Canangkan 4 Kebijakan Baru untuk Tenaga Kerja

Presiden Prabowo sempat mengikuti malam takbiran di Sumatera Utara pada Jumat, 20 Maret 2026, dilanjutkan salat Idulfitri di Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Selanjutnya, Presiden Prabowo melakukan halal bihalal bersama masyarakat di Jakarta pada Sabtu siang.

img_title Ojol Sumringah, Prabowo Teken Perpres Potongan Aplikator 8% hingga Wajibkan Perlindungan Jaminan Sosial

Bukan hanya itu, Presiden juga turut melakukan silaturahmi dengan para pemimpin negara Muslim melalui sambungan telepon.

“Setelah bermalam takbiran di Sumatera Utara, salat Idulfitri di Aceh, serta halal bihalal bersama masyarakat di Istana Merdeka, Jakarta, dalam beberapa hari di suasana Idulfitri ini Presiden Prabowo juga melaksanakan silaturahmi melalui sambungan telepon dengan para pemimpin negara Muslim,” ujar Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya, pada Minggu, 22 Maret 2026.

img_title Bakal Hadiri Puncak Hari Buruh 2026 di Monas, Menaker: Presiden Siapkan Hadiah Bagi Buruh

Dilansir dari laman resmi Presiden RI, Adapun sejumlah pemimpin negara yang telah dihubungi Presiden dalam beberapa hari ini, diantaranya Presiden Republik Turki Recep Tayyip Erdogan, Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, Raja Abdullah II dari Kerajaan Yordania, dan Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi, Mohammed bin Salman.

Selain itu, Seskab Teddy juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo masih akan melanjutkan komunikasi dengan sejumlah Kepala Negara lainnya dalam waktu dekat.

“Beberapa Kepala Negara lainnya juga akan dihubungi dalam waktu dekat, menunggu konfirmasi dari masing-masing negara,” katanya.

Pada momen silaturahmi ini, menurut Seskab Teddy tidak hanya menjadi tradisi Idulfitri, tetapi juga memiliki makna strategi dalam hubungan internasional Indonesia.

“Silaturahmi ini menjadi wujud eratnya persaudaraan dan kerja sama antar negara-negara Muslim, sekaligus memperkuat hubungan bilateral di tengah suasana penuh keberkahan,” tulis Seskab Teddy.

Momen ini menjadi penegasan bahwa Indonesia tidak hanya hadir sebagai negara muslim terbesar, tetapi juga sebagai jembatan persatuan yang membawa pesan damai, kerja sama, dan harapan bagi dunia Islam.

Idulfitri pun menjadi lebih dari sekadar perayaan, tetapi sekaligus sebagai ruang diplomasi, penguat ukhuwah, dan symbol komitmen Indonesia untuk terus merajut persatuan global.