Islamabad Jadi Kota Sunyi, Pakistan Berlakukan Lockdown Jelang Perundingan AS-Iran

Bendera negara Pakistan.
Sumber :
  • https://pixabay.com/id/photos/pakistan-nasional-bendera-895319/

Pakistan, VIVA Banyuwangi – Di tengah gencatan senjata yang berlangsung, Amerika Serikat dan Iran akan segera melakuan perundingan di Pakistan. Ibu Kota Pakistan, Islamabad, menjadi sunyi menjelang perundingan tersebut.

img_title Menang 4-1 atas Amerika Serikat, Belgia Siap Tantang Spanyol Di Perempat Final Piala Dunia 2026

Pakistan telah meningkatkan langkah-langkah keamanan di ibu kotanya, Islamabad, menjelang perundingan antara Amerika Serikat dan Iran untuk mencapai gencatan senjata dan mengumumkan hari libur nasional selama dua hari, Kamis, 9 April 2026 hingga Jumat.

Ibu Kota Pakistan, Islamabad menjadi sunyi luar biasa ketika pihak berwenang menutup sebagian wilayah ibu kota menjelang pembicaraan penting antara Amerika Serikat dan Iran atas undangan Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif, yang dijadwalkan dimulai Sabtu, 11 April 2026.

img_title Trump Geram Atas Tanggapan Iran untuk Tawaran Damai: Saya Tidak Suka

Jalanan hampir kosong, pos pemeriksaan didirikan di jalan-jalan utama dan libur nasional selama dua hari membuat warga tetap berada di dalam rumah. Keamanan diperketat, dengan pasukan dan polisi tambahan dikerahkan di seluruh Islamabad.

Delegasi AS, yang dipimpin oleh JD Vance, tiba setelah konflik selama beberapa minggu, dengan harapan pembicaraan tersebut dapat membuka jalan menuju gencatan senjata yang langgeng. Sementara dari Iran dipimpin Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi dan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf.

img_title Belum Temui Titik Terang, AS Tunggu Jawaban hingga Iran Ancam Serang Balik Blokade

Pembicaraan tersebut diyakini akan berlangsung di sebuah hotel di distrik administratif, yang telah dalam pengamanan.

Warga di ibu kota Pakistan mengamati dengan saksama, menyatakan optimisme yang hati-hati bahwa negosiasi dapat membantu meredakan ketegangan dan memulihkan stabilitas di kawasan tersebut.

Pakistan memposisikan diri sebagai mediator utama, berupaya untuk meredakan krisis dan membawa kedua belah pihak ke titik temu.

Putaran pertama perundingan dikabarkan akan dimulai pada Sabtu, dengan membahas 10 poin proposal Iran, yang termasuk di antaranya soal kendali Iran atas Selat Hormuz, penarikan pasukan Amerika dari Timur Tengah, serta penghentian semua operasi militer.

Namun, perbedaan tetap mencolok. Ketidaksepakatan tentang apa yang harus dimasukkan dalam gencatan senjata telah mempersulit upaya untuk menentukan agenda. Donald Trump telah menunjuk proposal 10 poin dari Iran sebagai titik awal yang mungkin untuk diskusi.

Versi rencana yang beredar dari Teheran menguraikan tuntutan yang kemungkinan besar tidak akan diterima Washington. Ini termasuk kendali atas Selat Hormuz, ganti rugi atas kerusakan perang, pencabutan sanksi secara menyeluruh, dan pengakuan hak Iran untuk pengayaan nuklir.

Halaman Selanjutnya
img_title