Distribusi Telat dan Kuota Dipangkas, LPG 3 Kg di Kota Probolinggo Menipis

Stock lpg di salah satu agen di Kota Probolinggo
Sumber :
  • Faradila Setya Utami/ VIVA Banyuwangi

Probolinggo, VIVA Banyuwangi – LPG 3 kilogram di Kota Probolinggo dalam beberapa hari terakhir mulai sulit didapat. Kondisi ini dipicu keterlambatan distribusi dari Surabaya serta pemangkasan kuota pengiriman ke agen hingga 50 persen, sehingga pasokan di tingkat pangkalan dan toko cepat habis.

img_title Menteri ESDM: RI Kembangkan CNG untuk Alternatif Pengganti LPG 3 Kg

Staff Agen LPG Indonesia Muda yang berlokasi di Jrebeng Lor, mengatakan kondisi yang terjadi saat ini bukan karena kelangkaan stok secara nasional, melainkan lebih pada keterlambatan pengiriman yang membuat distribusi ke masyarakat terganggu.

“Di Kota Probolinggo ini sebenarnya bukan kelangkaan, tapi keterlambatan distribusi. Barang itu kadang datang, sore sudah habis,” ujar staff Agen Indonesia Muda, Akbar, pada hari Rabu, 15 April 2026.

img_title Subsidi Energi Bengkak, Menkeu Minta Pertamina Realisasikan Kilang Baru

Akbar menjelaskan, pengiriman LPG yang biasanya berjalan rutin setiap beberapa hari kini sempat mengalami keterlambatan sejak akhir pekan lalu. Bahkan, kondisi tingginya permintaan membuat stok yang baru datang langsung habis dalam waktu singkat.

“Biasanya tiga hari sekali kirim. Sekarang hari ini datang, sore sudah habis,” jelasnya.

img_title Anggota DPR Desak Aparat Bertindak Keras Terhadap Mafia Gas 3 Kg Dengan Hukuman Ini

Sementara itu, karyawan Toko di jl. Bromo mengaku kelangkaan mulai dirasakan sekitar dua minggu terakhir. Menurutnya, stok yang masuk ke toko juga dibatasi, sehingga tidak bisa memenuhi seluruh permintaan warga.

“Mulai langka sejak sekitar dua minggu ini. Stok juga dibatasi, sekitar 200 tabung setiap dikirim,” kata Alvi.

Alvi menambahkan, pembelian kini juga dibatasi agar stok yang terbatas bisa merata di masyarakat. Untuk mebeli lpg kini mempunyai syarat tertentu. Yakni satu orang hanya diperbolehkan membeli satu tabung dalam satu minggu dengan menunjukkan KTP.

“Satu orang Cuma boleh beli satu tabung per minggu, harus pakai KTP, kalau untuk yang dijual lagi, dibatasi 2 tabung sekali beli” ujarnya.

Alvi juga menyebut harga LPG 3 kilogram di tingkat toko saat ini berada di kisaran Rp20 ribu per tabung.

Dari sisi pemerintah, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian Kota Probolinggo mengatakan pihaknya telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) bersama Polres Probolinggo Kota di SPBE Jalan Brantas.

“Kemarin hari Senin 13 April 2026 kami dari DKUP dan Polres Probolinggo Kota melakukan sidak di SPBE Jalan Brantas,” ujar Kadis DKUP, Slamet Suwanto.

Halaman Selanjutnya
img_title