Temuan Sat Pol PP: Masih Ada Lapak PKL Setelah Pukul 12 Siang di Pasar Desa Bajulmati

Lapak PKL di areal Pasar Desa Bajulmati
Sumber :
  • Anton Heri Laksana/ VIVA Banyuwangi

Banyuwangi, VIVA Banyuwangi –Sepekan pasca sosialisasi penertiban Pedagang  Kaki Lima (PKL) liar di areal Pasar Desa Bajulmati, sejumlah PKL masih ngotot tidak membongkar lapak daganganya setelah pukul 12 siang. Sosialisasi terkait rencana penertiban PKL liar akan terus dilakukan pada seluruh PKL di areal Pasar Desa Bajulmati. 

img_title Banyuwangi Ekspor 270 Ton Sarden Senilai Rp10 Miliar ke Berbagai Negara

Berdasarkan hasil pemantauan langsung di lapangan oleh tim Sat Pol PP, sejumlah lapak PKL masih terlihat di areal Pasar Desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur saat batas akhir operasional ditetapkan. 

Dari hasil pemantauan ini, sebagian besar lapak PKL yang masih berserakan berada di sisi timur areal Pasar Desa Bajulmati yang telah dalam kondisi telah dicor bagian alasnya. 

img_title Rangkaian Banyuwangi Ethno Carnival 2026 Dimulai 17 Juli, Angkat Heroisme Perang Bayu

Sedangkan beberapa lapak PKL lainnya berada di sisi barat juga masih terlihat kendati sudah mengalami penurunan jumlah sejak dilakukan sosialisasi rencana penertiban lapak PKL liar. 

“Berdasarkan hasil patroli anggota Sat Pol PP, dilaporkan sejumlah pedagang masih belum menindaklanjuti sosialisasi kita minggu lalu,” ujar Camat Wongsorejo, Mohammad Mahfud. 

img_title Pusat Penetasan Telur Penyu di Banyuwangi, Satu-satunya di Indonesia dengan Kapasitas 20 Ribu Butir

Sebelumnya, sosialisasi terkait rencana penertiban lapak PKL liar di areal Pasar Desa Bajulmati telah dilakukan sejak pekan lalu. 

Dalam sosialisasi rencana penertiban tersebut, seluruh pedagang dihimbau untuk membereskan lapak PKL dagangannya setelah pukul 12.00 siang. 

“Lapak PKL yang masih berada di areal Pasar Desa Bajulmati setelah jam operasional berakhir akan kami tertibkan. Kami harap para pedagang untuk merapikan kembali setelah selesai berdagang,” tutur Camat Mahfud pada VIVA News. 

Sosialisasi untuk mengembalikan fungsi trotoar bagi pejalan kaki juga gencar dilakukan Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Wongsorejo bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Bajulmati karena kini banyak yang beralih fungsi menjadi lapak PKL liar. 

“Alih fungsi trotroar menjadi lokasi jualan inilah yang menjadikan areal Pasar Desa Bajulmati terlihat sangat kumuh,” kata Mohammad Mahfud. 

Pada sosialisasi rencana penertiban PKL liar di areal Pasar Desa Bajulmati yang digelar pekan lalu tersebut, sejumlah kebijakan juga disosialisasikan. 

“Jam operasional PKL hanya boleh sampai jam 12.00 siang. Pedagang yang menggunakan trotoar untuk menggelar lapak dagangannya, juga harus mulai ditertibkan,” tandas Camat Wongsorejo. 

Halaman Selanjutnya
img_title