Fenomena El Nino, Mentan Optimis Tak Ada Krisis Pangan: Stok Beras Menuju 5 Ton

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Sumber :
  • https://www.instagram.com/p/DWwTKwUgcuG/?img_index=2

Jakarta, VIVA Banyuwangi – Pemerintah optimis tidak akan terjadi krisis pangan meski Indonesia akan mengalami kekeringan akibat fenomena El Nino. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan sebentar lagi stok beras hampir mencapai 5 ton, tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

img_title Mentan: RI Stop Impor Solar per 1 Juli, Mulai Terapkan B50

Amran menegaskan ancaman fenomena Godzilla El Nino tidak masalah bagi Indonesia. Pasalnya, stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog diproyeksikan mencapai 5 juta ton dalam tiga hari ke depan

Dilansir dari Antara News, Amran mengatakan stok CBP saat ini mencapai 4,9 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. Stok tersebut, menurutnya, membuat ketahanan pangan nasional aman dalam menghadapi geopolitik global dan kekeringan ekstrem akibat fenomena Godzilla El Nino.

img_title Fenomena El Nino, BMKG: Kemarau 2026 Lebih Kering Dibanding Rata-rata Selama 30 Tahun

"Kalau dampak ini, ada El Nino Godzilla, itu nggak masalah. Kenapa nggak masalah? Karena stok (CBP) kita insya Allah tiga hari ke depan 5 juta ton, tertinggi selama Republik ini merdeka," kata Mentan ditemui usai rapat dengan 170 bupati seluruh Indonesia di Kantor Kementerian Pertanian Jakarta, Senin, 20 April 2026.

Amran menegaskan, meskipun terjadi kekeringan, stok beras melimpah hampir dua kali lipat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, membuat pemerintah optimistis tidak akan terjadi krisis pangan meskipun akan menghadapi dinamika global dan perubahan iklim.

img_title Perparah Musim Kemarau, BMKG Peringatkan Ancaman Karhutla Potensi El Nino Capai 80 Persen

"Pernah dulu (stok CBP) mencapai 2,6 juta ton (pada) tahun 1984, sekarang hampir dua kali lipat," ujarnya.

Selain cadangan yang terkelola dengan baik di gudang Perum Bulog, ketersediaan beras nasional ditopang oleh standing crop atau padi yang siap panen diproyeksikan mencapai 11 juta ton, guna memperkuat ketahanan pangan di tengah potensi dampak El Nino.

Pemerintah juga mencatat ketersediaan beras di sektor Horeka (Hotel, Restoran, Kafe/Katering) mencapai 12,5 juta ton, sehingga total cadangan beras yang dikelola sangat besar dan mampu mencukupi kebutuhan hingga 11 bulan ke depan.

Adapun total potensi stok gabungan antara gudang pemerintah, standing crop, dan sektor Horeka diperkirakan melebihi kebutuhan konsumsi, memberikan jaminan keamanan pangan yang sangat kokoh bagi seluruh rakyat Indonesia.

Dengan estimasi dampak El Nino yang diprediksi berlangsung selama enam bulan, pemerintah meyakini cadangan beras yang setara 11 bulan ini lebih dari cukup untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan.

Halaman Selanjutnya
img_title