Dinda Maulidia dan Albadrut Tamam Resmi Nakhodai DPM dan BEM FISIP Untag Banyuwangi 2026-2027
- Dok. FISIP Untag Banyuwangi/ VIVA Banyuwangi
Banyuwangi, VIVA Banyuwangi – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi, sukses menyelenggarakan Musyawarah Mahasiswa (Musma) pada Minggu, 26 April 2026 pagi. Bertempat di Ruang Adi Kardono (F4), forum ini secara resmi menetapkan Dinda Maulidia sebagai Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) dan Albadrut Tamam sebagai Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FISIP untuk periode 2026–2027.
Kegiatan Musma tersebut melibatkan perwakilan mahasiswa dengan mengundang empat delegasi dari setiap semester di lingkungan FISIP. Agenda ini menjadi ruang pengambilan keputusan strategis untuk menentukan arah gerak organisasi kemahasiswaan tingkat fakultas ke depan.
Dekan FISIP Untag Banyuwangi, Dr. Hary Priyanto, S.T., M.Si., CPGPA., menyampaikan harapannya agar para pimpinan organisasi terpilih dapat menjadi perpanjangan tangan fakultas.
"Mereka harus memulai berpikir, berucap, dan bertindak dengan baik dan bijaksana," ujarnya.
Secara internal, Hary memproyeksikan DPM dan BEM FISIP, sebagai sistem pendukung (support system) dalam meningkatkan kualitas mahasiswa, melalui berbagai kompetisi nasional dan internasional, sekaligus mengawal hak dan kewajiban mahasiswa. Secara eksternal, kedua lembaga ini diharapkan menjadi jembatan komunikasi antara fakultas dengan masyarakat, pemerintah, maupun sektor swasta.
Dekan FISIP Untag Banyuwangi, Dr. Hary Priyanto, S.T., M.Si., CPGPA
- Dok. Dekan FISIP/ VIVA Banyuwangi
"DPM dan BEM FISIP harus bisa menjaga api semangat intelektualitas dengan perspektif profesional dan proporsional sebagai identitas FISIP. Sebab, keberadaan FISIP selalu beririsan dengan dialektika dan pengalaman yang kompleks nan tidak mudah," tegas Hary.
Ia menambahkan, peran aktif mahasiswa ini diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk menempuh pendidikan di FISIP Untag Banyuwangi.
Ketua DPM FISIP terpilih, Dinda Maulidia, memaparkan visinya untuk mengoptimalkan fungsi legislasi yang berpihak pada kebutuhan nyata mahasiswa. Ia menyoroti pentingnya mengawal aspirasi agar tidak hanya berhenti pada tahap penyampaian, tetapi juga menghasilkan solusi konkret.
Dinda Maulidia, Ketua DPM FISIP Untag Banyuwangi Periode 2026-2027
- Dok. Dinda Maulidia/ VIVA Banyuwangi
"Saya ingin memastikan setiap aspirasi dikawal hingga menghasilkan solusi. Selain itu, saya berkomitmen untuk memperbaiki komunikasi antar lembaga, khususnya antara DPM, BEM, dan organisasi lainnya, agar kinerja organisasi dapat berjalan lebih efektif dan menjadi ruang belajar bersama yang sehat," jelas Dinda.