Siap Hadapi Era Kecerdasan Buatan, Tenaga Pendidik Yayasan Miftahul Ulum Muncar Ikuti Pelatihan Literasi AI MAFINDO

Kegiatan AIGTS Mafindo di Yayasan Miftahul Ulum Muncar Banyuwangi
Sumber :
  • Dovalent Vandeva Derico/ VIVA Banyuwangi

Banyuwangi, VIVA Banyuwangi – Dalam upaya menghadapi tantangan transformasi digital di dunia pendidikan, Yayasan Miftahul Ulum Muncar menggelar kegiatan pelatihan literasi teknologi bagi para tenaga pendidiknya. Berkolaborasi dengan Mafindo (Masyarakat Anti Fitnah Indonesia) Wilayah Banyuwangi, kegiatan ini berfokus pada pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam proses belajar mengajar.

img_title Langkah-Langkah Mengganti Ban Mobil Kempes di Pinggir Jalan

Diikuti sebanyak 68 peserta yang terdiri dari jajaran guru dan pengurus dari berbagai tingkatan pendidikan di bawah naungan yayasan mulai dari SMK, MTs, hingga MI. 

Kepala Yayasan Miftahul Ulum, Sudirman Jufri, mengungkapkan apresiasi yang mendalam atas terselenggaranya kolaborasi ini. Menurutnya, penguasaan teknologi seperti AI saat ini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah kebutuhan yang mendesak.

img_title Cara Memperbaiki Kipas Angin Mati Total & Putaran Lemah

Kepala Yayasan Miftahul Ulum, Sudirman Jufri

Photo :
  • Dovalent Vandeva Derico/ VIVA Banyuwangi

"Kami atas nama jajaran Yayasan Miftahul Ulum mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerja sama ini. Semoga bisa bermanfaat, langgeng, dan berkesinambungan. Kenapa? Karena manfaatnya sangat besar, khususnya bagi lingkungan pendidikan, untuk guru dan pengurus dalam pengaplikasian atau pemanfaatan kecerdasan artificial," ujar Sudirman dalam sambutannya.

img_title Cara Mengatasi HP Android Lemot dan Cepat Panas Tanpa Root

Beliau juga menekankan bahwa perkembangan teknologi adalah keniscayaan yang harus disikapi dengan bijak dan progresif.

"Perkembangan teknologi tak bisa dihindari lagi, maka ke depan kita harus bisa memanfaatkan teknologi sebaik mungkin," tambahnya.

Salah satu poin utama yang disasar dalam kegiatan ini adalah efektivitas pembelajaran di kelas. Dengan guru yang "melek AI", diharapkan siswa-siswi di lingkungan SMK, MTS, dan MI Miftahul Ulum dapat merasakan langsung inovasi dalam metode pembelajaran.

"Yang paling terasa dari kegiatan ini adalah penerapan yang bisa langsung digunakan atau dimanfaatkan oleh siswa-siswi yang ada di dalam lingkungan Yayasan Miftahul Ulum," jelas Sudirman Jufri.

Sudirman juga berharap agar Mafindo semakin sukses dalam menyebarkan ilmu yang bermanfaat kepada masyarakat luas di masa depan.

Ketua PAC Muslimat NU Muncar, Bu Nyai Faiqotul Hima, turut memberikan dukungan dan apresiasinya terhadap kegiatan AI Goes To School Mafindo.

"Kami sangat mendukung upaya-upaya peningkatan kapasitas tenaga pendidik, terutama dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Semoga langkah ini menjadi wasilah (perantara) bagi lahirnya generasi yang tidak hanya cerdas secara spiritual, tetapi juga unggul dalam penguasaan zaman demi kemajuan umat dan bangsa," tutur Nyai Faiqotul Hima.

Halaman Selanjutnya
img_title