Putin Yakini Konflik Ukraina Akan Segera Berakhir, Siap Bertemu Presiden Zelenskyy

Presiden Rusia Vladimir Putin buka peluang berakhirnya konflik Ukraina.
Sumber :
  • https://www.instagram.com/p/DWlN0lrjBJD/

Rusia, VIVA Banyuwangi – Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa ia yakin konflik Ukraina akan segera berakhir. Pernyataan tersebut disampaikan Putin pada Sabtu, 9 Mei 2026, setelah menyaksikan parade militer di Lapangan Merah, Moskow, Rusia.

img_title Xi Jinping Temui Putin Usai Trump, China dan Rusia Kompak Serang Kebijakan AS

Parade militer digelar untuk memperingati kekalaha Nazi dalam Perang Dunia II, sebuah pertunjukan yang untuk pertama kalinya dalam hampir dua dekade tidak menyertakan senjata berat.

“Saya pikir konflik ini akan segera berakhir, tetapi ini masih merupakan masalah serius,” kata Putin kepada wartawan, menurut Agence France-Presse dilansir dari CBS News pada Minggu, 10 Mei 2026.

img_title Setelah Donald Trump, Kini Xi Jinping Sambut Vladimir Putin di Beijing

Menurut AFP, Putn menambahkan bahwa ia siap bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di negara ketiga hanya setelah semua syarat untuk potensi kesepakatan perdamaian terpenuhi.

“Ini seharusnya menjadi poin terakhir, bukan negosiasi itu sendiri,” katanya.

img_title Prabowo dan Putin Perkuat Kerja Sama Energi, Antarika hingga Pendidikan

Sebelumnya pada hari Sabtu, 9 Mei 2026, keamanan diperketat di Moskow saat Putin dan beberapa pemimpin asing menghadiri parade tersebut, yang skalanya diperkecil meskipun gencatan senjata tiga hari yang ditengahi AS  meredakan kekhawatiran tentang kemungkinan upaya Ukraina untuk mengganggu perayaan tersebut.

Putin, yang berkuasa selama lebih dari seperempat abad, telah menggunakan Hari Kemenangan, hari libur sekuler terpenting Rusia, untuk memamerkan kekuatan militer Rusia  dan menggalang dukungan untuk aksi militernya di Ukraina, yang kini memasuki tahun kelima.

Dalam pidatonya di parade tersebut, Putin memuji pasukan Rusia yang bertempur di Ukraina. Ia menyatakan bahwa mereka "menghadapi kekuatan agresif yang dipersenjatai dan didukung oleh seluruh blok NATO," dan berjuang untuk "tujuan yang adil."

"Kemenangan selalu dan akan selalu menjadi milik kita," kata Putin, saat barisan pasukan berbaris di Lapangan Merah.

"Kunci keberhasilan adalah kekuatan moral, keberanian, dan kegagahan kita, persatuan kita, dan kemampuan kita untuk menanggung apa pun dan mengatasi tantangan apa pun,” tambahnya.

Namun, ada perubahan yang mencolok pada pagelaran tahun ini di mana parade berlangsung tanpa tank, rudal, dan peralatan berat lainnya, kecuali atraksi terbang lintas udara tradisional dari pesawat tempur.

Putin telah menggunakan perayaan Hari Kemenangan untuk mendorong kebanggaan nasional dan menggarisbawahi posisi Rusia sebagai kekuatan global.

Halaman Selanjutnya
img_title