Pabrik Pengeringan Jagung Rp600 Juta Mangkrak 13 Tahun di Desa Alasbuluh

Pabrik pengeringan jagung di Desa Alasbuluh yang mangkrak sejak tahun 2013
Sumber :
  • Anton Heri Laksana/ VIVA Banyuwangi

Banyuwangi, VIVA Banyuwangi – Sebuah bangunan yang merupakan hibah dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari Provinsi Jawa Timur senilai lebih kurang Rp 600.000.000,- (Enam ratus juta rupiah) yang berupa pabrik pengeringan jagung telah mangkrak lebih dari 1 dekade. 

img_title Bupati Ipuk Minta Seluruh ASN Banyuwangi Proaktif Respons Keluhan Warga

Tidak ada aktifitas apapun di sekitaran pabrik pengolahan baru yang berada di Dusun Karangbaru, Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Senin, 11 Mei 2026. 

Semua tampak normal seperti biasa setidaknya selama lebih dari 1 dekade atau sejak bangunan ini berdiri sejak tahun 2013.

img_title Gerakan Stop Putus Sekolah, Bupati Ipuk Beri Tugas Khusus 42 Kepsek SMP

Bangunan tersebut merupakan pabrik jagung yang sedianya akan digunakan masyarakat sekitar untuk pengeringan jagung hasil panen. 

“Awal pembangunan itu bertujuan untuk membantu masyarakat Dusun Karangbaru dan sekitarnya dalam pengelolaan hasil panen jagung,” ujar Kepala Desa (Kades) Alasbuluh, Abu Sholeh Said. 

img_title The Great War of Blambangan, Ketika Sejarah Berdarah Banyuwangi Menjelma Seni Kelas Dunia

Namun dalam perkembangannya, keberadaan pabrik pengeringan jagung tersebut tidak optimal dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. 

“Tujuannya agar masyarakat tidak bingung dalam mengolah hasil pertanian tapi akses jalannya memang tidak mudah. Mungkin itu juga yang jadi kendala masyarakat akhirnya enggan menggunakan pabrik pengeringan ini,” tutur Kades Alasbuluh saat di temui pendopo Desa Bengkak. 

Minimnya pemanfaatan pabrik pengeringan jagung tersebut membuat keberadaan bangunan ini mangkrak lebih dari 1 dekade. 

“Pabrik ini dibangun kalau tidak salah pada tahun 2013 dan sempat dimanfatkan sebentar. Selanjutnya sudah tidak lagi sampai sampai hari ini,” kata Abu Sholeh Said pada VIVA News. 

Kades Alasbuluh, Abu Sholeh Said berharap masyarakat bisa kembali memanfaatkan pabrik pengeringan jagung tersebut agar tidak mangkrak. 

Pabrik pengeringan jagung tersebut berasal dari dana hibah BKK Provinsi Jawa Timur sebesar Rp 600.000.000,- (Enam ratus juta rupiah) pada tahun 2013 pada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.