Peka Bahaya, Anggota Damkar Probolinggo Pergoki Warga Bakar Lahan yang Nyaris Merembet ke Rumah
- Dok. Damkar Kota Probolinggo/ VIVA Banyuwangi
Probolinggo, VIVA Banyuwangi – Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Probolinggo bergerak cepat setelah menerima laporan adanya kebakaran lahan di Jalan Sunan Muria, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo pada hari Rabu, 20 Mei 2026 siang.
Peristiwa ini bermula ketika seorang warga melakukan pembersihan lahan dengan memangkas rumput liar. Setelah itu, sisa rumput tersebut sempat ditanyakan kepada warga sekitar apakah boleh dibakar.
“Tadi saya tanya ke orangnya, sebelumnya lahan ini dibersihkan, dipangkas rumputnya. Lalu ditanyakan ke warga, boleh tidak kalau sisa rumputnya dibakar. Karena dianggap kecil dan biasa saja, akhirnya dibakar,” ujar Komandan Regu 1 Damkar, Sholeh Hermanto.
Namun, api yang awalnya kecil justru mulai membesar karena kondisi angin cukup kencang. Lokasi pembakaran juga berada cukup dekat dengan permukiman warga, sehingga sempat menimbulkan kekhawatiran.
Seorang anggota Damkar yang kebetulan berada di sekitar lokasi langsung memberikan peringatan agar pembakaran dihentikan. Ia menegaskan bahwa membakar sampah atau sisa rumput di area terbuka sangat berisiko.
“Tadi ada anggota kami, Mas Hari, yang melihat pembakaran tersebut langsung mengingatkan, jangan dibakar seperti itu. Harusnya diangkut, bukan dibakar, apalagi ini dekat rumah warga,” lanjut Sholeh.
Tak lama setelah itu, laporan diteruskan ke Pos Damkar Kota Probolinggo. Tim Regu 1 segera dikerahkan ke lokasi dan melakukan upaya pemadaman.
Sboleh mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga dan anggota di lapangan.
“Begitu laporan masuk, kami langsung berangkat. Kondisinya masih kecil, tapi sudah mulai membesar karena angin kencang,” jelasnya.
Danru Sholeh menambahkan, meski api belum sempat meluas, potensi kebakaran sebenarnya cukup berbahaya karena lokasi lahan berdempetan dengan rumah warga.
“Alhamdulillah cepat tertangani. Kalau tidak segera dipadamkan, bisa saja api merembet ke arah utara karena angin cukup kencang dan posisi lahan ini mepet dengan rumah warga,” ungkapnya.
Petugas berhasil memastikan api dalam kondisi terkendali dalam waktu singkat, sekitar 10 menit setelah penanganan awal dilakukan. Situasi pun kembali aman dan tidak ada korban dalam kejadian tersebut.