Relawan SPPG Sumber Kencono Meninggal Dunia Usai Mengeluh Sesak Nafas
- Anton Heri Laksana/ VIVA Banyuwangi
Banyuwangi, VIVA Banyuwangi –Seorang relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sumber Kencono, Sumiyati meninggal dunia. Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, Sumiyati mengeluhkan sesak nafas dan nyeri pada lambung.
Suasana kedukaan masih menyelimuti benak Ahmadi semenjak meninggalnya Sumiyati, wanita yang selama ini menemani perjalanan hidupnya.
Sebelum meninggal dunia, warga Dusun Krajan, Desa Sumber Kencono, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur tersebut merupakan relawan di SPPG Sumber Kencono.
Sumiyati bekerja sebagai relawan untuk pembersihan ompreng yang akan digunakan sebagai wadah dari Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Istri saya bekerja selama kurang lebih 2 bulan di SPPG Sumber Kencono. Dua hari sebelum meninggal dunia, istri saya masih bekerja seperti biasanya,” ujar suami Sumiyati, Ahmadi.
Pada Hari Selasa, 12 Mei 2026 sepulang bekerja, Sumiyati mengeluhkan nyeri pada lambung serta mengalami sesak nafas.
“Besok sorenya (Rabu, 13 Mei 2026) karena belum juga membaik, saya bawa berobat ke praktek dokter umum dan diberi obat,” tutur Ahmadi pada VIVA News.
Namun keesokan harinya (Kamis, 14 Mei 2026) Sumiyati akhirnya menghembuskan nafas terakhir di rumahnya.
“Dimakamkan di pemakaman umum Desa Sumber Anyar. Kami pasrah dan menganggap ini sebuah musibah bagi kami,” kata Ahmadi saat ditemui di rumahnya.
Kepala Desa (Kades) Sumber Kencono Kusnan melalui Sekertaris Desa (Sekdes) Moch As’ad Syuyuthi membenarkan atas meninggalnya warga tersebut.
“Benar (ada warga Desa Sumber Kencono) dan sudah meminta surat keterangan kematian pada pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Sumber Kencono,” jelas Sekdes Sumber Kencono Moch As’ad Syuyuthi.
Dalam kesempatan terpisah, Kepala SPPG Sumber Kencono Zuhry Zaini melalui Assisten Lapangan (Aslap) Ruli Ardiansyah juga membenarkan atas meninggalnya relawan dari SPPG Sumber Kencono.
“Kami juga sudah kesana sebagai wujud bela sungkawa kami. Bahkan teman – teman juga ada yang ikut tahlil di rumah duka,” jlentreh Aslap Ruli Ardiansyah saat ditemui di SPPG Sumber Kencono.
Pada penjelasannya, Ruli mengaku tidak tahu menahu secara pasti penyebab dari meninggalnya seorang relawan secara medis.
“Detail pasti penyebabnya secara medis saya tidak tahu tapi kata suaminya saat kami berkunjung kesana akibat sakit, itu saja yang kami tahu,” tandas Aslap SPPG Sumber Kencono pada VIVA News.