Jelang 40 Hari Kepergian Relawan SPPG Sumber Kencono: Santunan Tak Ada, Keluarga Hanya Pasrah

Suami mendiang Sumiyati, Ahmadi
Sumber :
  • Anton Heri Laksana/ VIVA Banyuwangi

Banyuwangi, VIVA Banyuwangi –Hingga mendekati 40 hari pasca meninggalnya Sumiyati, seorang relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pihak keluarga belum mendapatkan santunan dari  Badan Penyelengaraan Jaminan Sosial (BPJS) Banyuwangi. Hal tersebut diduga akibat korban bukan merupakan anggota aktif BPJS. 

img_title Banyuwangi Ekspor 270 Ton Sarden Senilai Rp10 Miliar ke Berbagai Negara

Hanya pasrah dan tidak akan melakukan tuntutan apapun pada pihak manapun, mungkin itu hanyalah hal yang bisa dilakukan Ahmadi semenjak kepergian istrinya, Sumiyati. 

Warga Dusun Krajan, Desa Sumber Kencono, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur ini tidak tahu harus berbuat apalagi. 

img_title Rangkaian Banyuwangi Ethno Carnival 2026 Dimulai 17 Juli, Angkat Heroisme Perang Bayu

Sejak kematian istrinya yang merupakan relawan di SPPG Sumber Kencono tersebut, hingga saat ini pihaknya tidak mendapatkan santunan yang seharusnya. 

“Saya hanya menerima uang 500 ribu, beras, minyak dan gula dari pihak SPPG, selain itu tidak ada lagi,” ujar suamin mendiang Sumiyati, Ahmadi. 

img_title Pusat Penetasan Telur Penyu di Banyuwangi, Satu-satunya di Indonesia dengan Kapasitas 20 Ribu Butir

Sementara uang santunan dari BPJS Banyuwangi hingga berita ini ditulis masih belum diterima pihak keluarga Sumiyati. 

“Saya dengar seharusnya keluarga kami mendapatkan santunan sebesar 42 juta dari BJPS tapi santunan tersebut tidak ada,” tutur Ahmadi pada VIVA News. 

Ahmadi menduga, santuan kematian yang seharusnya diterima istrinya tersebut tidak bisa dicairkan karena Sumiyati bukan merupakan peserta BPJS aktif. 

“Setelah saya cari tahu, ternyata penyebab tidak cairnya uang santunan kematian istri saya karena bukan peserta BPJS aktif. Berarti istri saya selama menjadi relawan tidak pernah didaftarkan keanggotaan BPJS oleh pihak SPPG Sumber Kencono,” kata Ahmadi saat ditemui di rumahnya. 

Ketidak ikut sertaan Sumiyati sebagai peserta aktif BPJS ternyata dibenarkan Hubungan Masyarakat (Humas) BPJS Kesehatan Cabang Banyuwangi, Farensi saat ditemui VIVA News. 

“Berdasarkan data yang ada di kami, nama tersebut (Sumiyati) tidak ditemukan. Besar kemungkinan memang tidak terdaftar sebagai keanggotaan BPJS aktif,” jelas Humas BPJS Kesehatan Cabang Banyuwangi, Farensi 

Dalam kesempatan yang berbeda, Humas BPJS Ketenagakerjaan Cabang Banyuwangi, Citra akan melakukan pendalaman lagi terkait peristiwa tersebut. 

“Terkait informasi diatas, boleh dishare kah data NIK ketiga relawan tersebut serta yayasan yang menaungi SPPG tersebut beserta alamatnya njih,” jawab Humas BPJS Ketenagakerjaan Cabang Banyuwangi, Citra. 

Halaman Selanjutnya
img_title