Sidak Komisi III, Pengembang Paparkan Konsep Empat Usaha dalam Satu Kawasan
- Faradila Setya Utami/ VIVA Banyuwangi
Probolinggo, VIVA Banyuwangi –Komisi III DPRD Kota Probolinggo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pembangunan di Jalan Cokroaminoto, Kota Probolinggo, pada hari Rabu, 3 Juni 2026. Dalam kunjungan tersebut, pengembang menjelaskan bahwa proyek yang saat ini sedang dibangun tidak hanya berupa swalayan, melainkan bagian dari kawasan usaha terpadu yang akan menampung empat jenis usaha dalam satu area.
Ketua Komisi III DPRD Kota Probolinggo, Muchlas Kurniawan, mengatakan sidak dilakukan untuk melihat langsung kondisi bangunan sekaligus mencocokkan pembangunan yang berlangsung dengan aturan yang berlaku, termasuk kesesuaiannya dengan tata ruang dan perizinan yang telah diterbitkan.
“Kami ingin melihat secara pasti tentang struktur bangunan juga. Dan juga kita kaitkan dengan perizinannya, baik itu melalui dinas perizinan maupun dari Dinas PUPR. Artinya dia bangun di sana sesuai tidak dengan peraturan yang ada, di RTRW-nya sesuai tidak,” kata Muchlas.
Pemaparan konsep usaha kepada anggota komisi III
- Faradila Setya Utami/ VIVA Banyuwangi
Menurutnya, pembangunan yang dilakukan investor harus tetap mengikuti ketentuan yang berlaku. Namun di sisi lain, pemerintah juga tidak boleh menutup ruang bagi pelaku usaha yang ingin berinvestasi di Kota Probolinggo.
“Kalau ini lahannya memang digunakan untuk usaha, ya digunakan untuk usaha. Yang penting harus disesuaikan dengan aturan. Kita juga tidak boleh membatasi secara subjektif pengusaha yang mau berusaha di Kota Probolinggo,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi III DPRD Kota Probolinggo, Robit Riyanto, menekankan agar pengembang benar-benar merealisasikan seluruh rencana yang telah disampaikan kepada DPRD. Robit mengingatkan agar pembangunan tidak berhenti pada swalayan saja.
“Kelanjutan pembangunannya harus kita tekankan, paling tidak harus ada kurun waktunya. Masa lokasi di tengah kota dan seluas ini cuma untuk supermarket saja,” tegas Robit.
Robit menyambut baik rencana pembangunan fasilitas lain seperti hotel, sport center, dan department store yang disebut akan menjadi bagian dari kawasan tersebut. Menurutnya, keberadaan fasilitas itu dapat membantu meningkatkan aktivitas ekonomi sekaligus menambah pendapatan asli daerah (PAD) Kota Probolinggo.
“Yang saya harapkan adalah hotel ini. Hotel merupakan yang terpenting. Dengan adanya pengusaha yang masuk ini bisa membawa angin segar bagi Kota Probolinggo,” katanya.