Epik! Tarian Gandrung Cilik Pukau Undangan Kelulusan SDN 1 Bajulmati
- Anton Heri Laksana/ VIVA Banyuwangi
Banyuwangi, VIVA Banyuwangi –Perayaan kelulusan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Bajulmati menampilkan sejumlah kreasi seni yang cukup epik. Tampilan sekke gong karawitan juga mampu menghadirkan suasana tradisional melalui tangan mungil penabuh gamelan.
“Mari kita saksikan tampilan tari gandrung dari pelajar SDN 1 Bajulmati. Kita sambut dengan meriah dan tepuk tangan,” ujar Master of Ceremony (MC) membuka tampilan dalam pesta perayaan kelulusan pelajar SDN 1 Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Rabu, 17 Juni 2026.
Sejumlah siswa yang sudah berpakaian penari gandrung lengkap pun langsung melangkah naik ke atas panggung yang sudah disiapkan.
Tim paduan suara SDN 1 Bajulmati, Wongsorejo, Banyuwangi, Jawa Timur
- Faradila Setya Utami/ VIVA Banyuwangi
Alunan musik gandrung yang ditabuh langsung oleh sekke gong karawitan pun mulai terdengar samar dan terus mengalun dengan kepastian.
Gerakan gemulai pun mulai ditampikan para penari gandrung cilik di atas panggung yang mampu tampil epik bak penari gandrug professional.
“Ternyata hasil bimbingan tari ektrakulikuler gandrung sukses melatih anak – anak. Hasilnya tidak saya sangka bisa semenarik ini saat ditampilan di atas panggung,” tutur seorang wali, Bayu Andri.
Ketua Komite SDN 1 Bajulmati, Wongsorejo, Banyuwangi, Jawa Timur, Suyono
- Faradila Setya Utami/ VIVA Banyuwangi
Dilanjutkan dengan tampilan penyanyi solo dengan lagu daerah dengan olah vokal suara serta gerak tubuh yang mampu terkolaborasi dengan baik.
“Mental anak ini sudah teruji dengan berani tampil di atas panggung dan mampu menampilkan suguhan yang sangat menarik bagi kami. Pasti orangnya anak ini sangat bangga karena putrinya memiliki potensi yang luar biasa,” kata seorang wali, Suyono.
Dilanjutkan dengan tampilan paduan suara yang dilakukan oleh 45 pelajar kelas 6 (Enam) dengan pilihan lagu yang sangat menyesuaikan dengan suasana.
Tampilan penyanyi cilik solo pelajar SDN 1 Bajulmati, Wongsorejo, Banyuwangi, Jawa Timur
- Anton Heri Laksana/ VIVA Banyuwangi
Lagu pertama berjudul terima kasih guru kemudian dilanjutkan dengan lagu ayah yang cukup menghipnotis seluruh undangan yang hadir dalam suasana keharuan.
Tampilan deklamasi ditengah lantunan lagu Paduan suara semakin menambah suasana keharuan hingga membuat kucuran air mata tanpa disengaja.
Tim paduan suara SDN 1 Bajulmati, Wongsorejo, Banyuwangi, Jawa Timur
- Anton Heri Laksana/ VIVA Banyuwangi
Kemeriahan semakin memuncak saat tangan – tangan mungkin penabuh gamelan mampu menghadirkan nada – nada tradisional yang menyegarkan di telinga hingga menembus relung hati terdala