Lahan Kapuk PT Pertamina (Persero) di Wongsorejo Dijarah Lagi, Pelaku Pembalakan Liar Tak Takut Polisi!

Dok. Lokasi pembalakan liar pohon kapuk di lahan PT Pertamina (Persero) Tahun 2025
Sumber :
  • Anton Heri Laksana/ VIVA Banyuwangi

Banyuwangi, VIVA Banyuwangi –Setelah sempat mereda, tindak pembalakan liar pohon kapuk di lahan milik PT Pertamina (Persero) atau sebelumnya dikenal sebagai lahan milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang sekarang menjadi Kementerian Kehutanan (Kemenhut) kembali merajalela. 

img_title Bupati Ipuk Minta Seluruh ASN Banyuwangi Proaktif Respons Keluhan Warga

Tindak pembalakan liar yang menyasar ratusan pohon kapuk tersebut diduga telah berlangsung untuk waktu yang cukup lama. 

Lahan Perkebunan kapuk milik PT Pertamina (Persero) di Desa Alasbuluh dan Desa Bengkak, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur kembali tidak aman. 

img_title Gerakan Stop Putus Sekolah, Bupati Ipuk Beri Tugas Khusus 42 Kepsek SMP

Aksi pembalakan liar pohon kapuk yang sempat mereda, diduga sekarang kembali marak dalam beberapa bulan terakhir. 

Ratusan pohon kapuk yang berdiri kokoh di lahan seluas 305,9 hektar itu kini menjadi target pembalakan liar massal. 

img_title The Great War of Blambangan, Ketika Sejarah Berdarah Banyuwangi Menjelma Seni Kelas Dunia

“Setahu saya memang ada kembali (Pembalakan liar), dulu pas rame – ramenya sempat berhenti tapi setelah semua mereda kayaknya,” ujar warga yang mengaku bernama Toto. 

Dalam melakukan aksinya, pelaku mengangkut hasil pembalakan liar dengan kendaraan truk dengan ukuran yang cukup besar. 

“Biasanya diangkut dengan clot diesel roda 6. Semua orang juga tahu itu truk sedang angkut hasil penebangan pohok kapuk di lahan KLHK (lahan PT Pertamina),” tutur warga Desa Alasbuluh, Yayan. 

Pelaku pembalakan liar diduga sudah tidak dilakukan secara sembunyi – sembunyi namun dilakukan secara terus terang tanpa ada rasa takut akan ditangkap Aparat Penegak Hukum (APH). 

“Wajar saja mereka pelaku pembalakan liar pohon kapuk tidak takut ditangkap Polisi. Tindakan pembalakan liar yang dilakukan tahun lalu saja hingga kini tidak ada yang ditangkap polisi,” kata warga Desa Alasbuluh lainnya, Sisi. 

Kapolsek Wongsorejo, AKP Eko Darmawan belum berhasil dihubungi VIVA News terkait dugaan terjadinya kembali pembalakan liar pohon kapuk di wilayah hukum Polsek Wongsorejo. 

Permintaan konfirmasi serta pertanyaan yang diajukan VIVA News hingga berita ini ditulis belum mendapatkan respon dari Kapolsek Wongsorejo, AKP Eko Darmawan. 

Hingga saat ini belum diketahui pasti identitas pelaku pembalakan liar pohon kapuk di lahan milik PT Pertamina (Persero) tersebut merupakan pelaku tahun sebelumnya atau pelaku lain yang ikut memanfaatkan momentum.