Harga Kebutuhan Pokok Lebih Murah, Warga Banyuwangi Antusias Sambut Pasar Murah Pemprov Jatim
- https://www.tvonenews.com/gallery-foto/daerah/jatim/451332-gubernur-khofifah-perluas-pasar-murah-hingga-banyuwangi-perkuat-pengendalian-inflasi-jaga-daya-beli-masyarakat-jatim
Banyuwangi, VIVA Banyuwangi –Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat upaya pengendalian inflasi dan perlindungan daya beli masyarakat melalui program Pasar Murah yang digelar di Lapangan Desa Kedungrejo, Kabupaten Banyuwangi, Jumat, 3 Juli. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagai bagian dari komitmen pemprov dalam memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau bagi warga.
Gubernur Khofifah menjelaskan, Pasar Murah tidak hanya menjadi agenda rutin penjualan bahan pokok di bawah harga pasar. Program ini diposisikan sebagai instrumen strategis pengendalian inflasi daerah sekaligus wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat. “Pasar Murah terus dihadirkan sebagai ikhtiar menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendekatkan akses masyarakat terhadap bahan pokok dengan harga yang terjangkau,” ujarnya.
Khofifah menambahkan, pelaksanaan Pasar Murah merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat, terutama kelompok yang paling membutuhkan. “Ini adalah bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat terutama mereka yang membutuhkan,” imbuhnya. Menurutnya, kebijakan yang diambil pemerintah harus memberikan manfaat langsung, sehingga pasar murah diperluas ke berbagai daerah di Jawa Timur agar dampaknya dirasakan lebih banyak warga.
Pelaksanaan Pasar Murah di Banyuwangi mendapat respons positif dari masyarakat. Setiap penyelenggaraan, antusiasme warga selalu tinggi dan lokasi kegiatan dipadati pengunjung yang ingin memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau. Khofifah menyebut pasar murah sebagai “magnet” bagi masyarakat karena dinilai mampu membantu kebutuhan sehari-hari sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di tingkat konsumen.
“Pasar Murah selalu jadi magnet bagi masyarakat. Selalu ramai. Selain membantu warga memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, ini jadi salah satu instrumen pengendalian inflasi sekaligus bentuk perlindungan sosial supaya seluruh lapisan masyarakat tetap punya akses terhadap bahan pokok,” katanya. Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur ini juga menyampaikan rasa syukur atas tingginya partisipasi warga Banyuwangi dalam kegiatan tersebut. “Alhamdulillah antusiasme masyarakat sangat tinggi, mereka berbondong-bondong memanfaatkan kesempatan untuk memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ungkapnya.
Dalam Pasar Murah di Desa Kedungrejo ini, sejumlah komoditas pangan dijual dengan harga di bawah harga pasar. Beras premium dijual seharga Rp14.000 per kilogram atau Rp70.000 per kemasan lima kilogram, lebih rendah dibanding harga pasar Rp15.166 per kilogram. Beras SPHP dilepas dengan harga Rp11.000 per kilogram atau Rp55.000 per kemasan lima kilogram, dengan total stok yang disiapkan mencapai 10 ton. Kebijakan harga ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh bahan pangan pokok dengan biaya yang lebih ringan.