Inovasi Cator Desa, Solusi Cerdas Camat Wongsorejo Layani Warga

Camat Wongsorejo, Mohammad Mahfud jalankan program Cator Desa di Pemdes Alasbuluh
Sumber :
  • Venus Hadi/ VIVA Banyuwangi

Banyuwangi, VIVA Banyuwangi –Ditengah tersumbatnya beragam informasi antara masyarakat luas dengan pihak Pemerintah Desa (Pemdes) serta sebagai langkah proaktif meningkatkan pelayanan pada masyarakat, Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Wongsorejo gulirkan program Camat Ngantor di Desa (Cator Desa).

img_title Banyuwangi Dipilih Jadi Lokasi Forum ASEAN-ID Blue, Bahas Pengembangan Ekonomi Biru

Suasana yang berbeda terlihat di kantor Pemdes Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Senin, 6 Juli 2026. 

Camat Wongsorejo, Mohammad Mahfud terlihat ikut melakukan aktifitasnya sebagai Camat Wongsorejo di Kantor Pemdes Alasbuluh. 

img_title Dipilih Kemenko Pangan, Banyuwangi Jadi Percontohan Sistem Pemantauan Beras Nasional

Bukan sekedar sebuah formalitas namun Camat Wongsorejo, Mohammad Mahfud juga memberikan pelayanan pada masyarakat yang datang ke kantor Pemdes Alasbuluh. 

“Program Cator Desa yang diawali di Desa Alasbuluh ini diharapkan menjadi langkah awal yang mampu memperkuat fungsi pelayanan perangkat desa kepada masyarakat, sekaligus meningkatkan kedisiplinan sumber daya manusia, khususnya dalam pelayanan publik,” ujar Camat Wongsorejo, Mohammad Mahfud. 

img_title Kebahagiaan 33 KK Penghuni Perkebunan Kapuk di Alasbuluh, Hasil Kerja Sama Berbagai Pihak

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pagi yang diikuti Kepala Desa Alasbuluh, perangkat desa, serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD). 

Dalam arahannya, Cator Desa bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah nyata untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. 

“Program ini dirancang agar pemerintah kecamatan hadir langsung di tengah masyarakat sekaligus memastikan pelayanan publik berjalan optimal,” tutur Camat Wongsorejo dalam paparannya. 

Selama berkantor di desa, camat bersama jajaran juga memberikan pelayanan publik terpadu, mulai dari membantu administrasi kependudukan hingga pelayanan perizinan usaha mikro. 

“Konsolidasi bersama kepala desa, perangkat desa, dan BPD guna membahas berbagai isu strategis yang berkembang di wilayah setempat serta mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” kata Mohammad Mahfud. 

Pada program Cator Desa ini, Camat Wongsorejo juga meninjau sejumlah proyek pembangunan desa, melihat potensi wisata dan UMKM, sekaligus mengunjungi warga lanjut usia serta balita yang mengalami stunting. 

Rembug dengan warga yang melibatkan tokoh masyarakat, RT/RW, pemuda, serta kader PKK juga menjadi bagian lain pada program Cator Desa. 

Forum tersebut menjadi ruang dialog terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, maupun usulan pembangunan secara langsung pada Pemcam Wongsorejo.