RSUD Ar-Rozy Kota Probolinggo Diusulkan Revitalisasi Alkes Rp94 Miliar, Pemkot Sebut Hanya Satu di Jatim

Aminudin, Wali Kota Probolinggo
Sumber :
  • Faradila Setya Utami/ VIVA Banyuwangi

Probolinggo, VIVA Banyuwangi –Pemerintah Kota Probolinggo mengusulkan revitalisasi alat kesehatan (alkes) untuk RSUD Ar-Rozy senilai Rp94 miliar kepada pemerintah pusat. Usulan tersebut disiapkan untuk memperkuat fasilitas pelayanan kesehatan di rumah sakit milik Pemkot Probolinggo itu.

img_title Kebakaran Bromo Ancam Ekosistem TNBTS, Api Masih Aktif di Kawasan Konservasi

Wali Kota Probolinggo Aminuddin menyebut, pengajuan revitalisasi alkes tersebut dilakukan setelah pemerintah pusat membuka peluang program penguatan fasilitas kesehatan. Pemkot bergerak cepat menyiapkan kebutuhan yang diperlukan agar usulan dapat segera diproses.

Menurut Aminuddin, kesiapan dokumen dan perencanaan menjadi salah satu faktor yang membuat pengajuan tersebut bisa dilakukan dalam waktu singkat.

img_title BNPB Siapkan Dua Helikopter Water Bombing untuk Bantu Padamkan Kebakaran Bromo

“Seperti kemarin itu tiba-tiba kita diminta untuk mengusulkan revitalisasi alat-alat kesehatan di Ar-Rozy. Dari tahapan yang diminta itu sangat cepat, hanya beberapa hari. Dan alhamdulillah kita kemarin sudah membuat suatu penguatan pada fasilitas alat kesehatan di Ar-Rozy itu sebesar Rp94 miliar,” kata Aminuddin usai rapat paripurna DPRD Kota Probolinggo, 8 Juli 2026.

Aminuddin mengatakan, kesempatan tersebut perlu dimanfaatkan karena program serupa dari pemerintah pusat memiliki proses yang cepat dan membutuhkan kesiapan daerah. Pemkot sebelumnya juga telah menyiapkan berbagai kebutuhan pengembangan RSUD Ar-Rozy sejak awal pemerintahan.

img_title Karhutla Bromo Belum Usai, Titik Api Kembali Muncul di Lereng Jantur

“Di awal pemerintahan, saya sudah menyiapkan semua hal-hal yang kurang. Jadi begitu Ar-Rozy ini minta, hari itu juga kita langsung siap. Ini yang kurang-kurang langsung kita masukkan,” ujarnya.

Aminuddin menyebut, setelah pengajuan dilakukan, Pemkot Probolinggo telah melalui tahapan pembahasan dengan Kementerian Kesehatan. Proses tersebut dilakukan agar kebutuhan fasilitas yang diajukan sesuai dengan persyaratan program pusat.

“Kemudian kemarin sudah desk dengan Kementerian Kesehatan, dua sampai tiga hari langsung selesai. Jadi enggak ada yang siap dari daerah lain. Jadi per kabupaten, per provinsi itu Cuma satu,” jelasnya.

Wali Kota menambahkan, revitalisasi tersebut ditargetkan dapat direalisasikan pada tahun anggaran 2026. Selain melalui program kementerian, dukungan juga dimungkinkan melalui kebijakan pemerintah pusat lainnya.

“Di 2026 ini insyaallah. Baik melalui Inpres maupun program-program dari kementerian. Dan ini disinyalir banyak lagi nanti,” kata Aminuddin.

Dengan adanya penguatan fasilitas tersebut, Pemkot Probolinggo berharap RSUD Ar-Rozy dapat semakin siap memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Pengajuan alkes ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas layanan rumah sakit.