Rangkaian Banyuwangi Ethno Carnival 2026 Dimulai 17 Juli, Angkat Heroisme Perang Bayu

Parade etnik Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026
Sumber :
  • https://banyuwangikab.go.id/berita/digelar-18-juli-banyuwangi-ethno-carnival-2026-angkat-heroisme-perang-bayu

Banyuwangi, VIVA BanyuwangiBanyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026 kembali digelar sebagai salah satu agenda wisata unggulan Kabupaten Banyuwangi. Rangkaian kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 Juli 2026, dengan menghadirkan pameran UMKM, parade budaya, hingga konser musik. 

img_title Comeback! RW 3 Krajan Sukses Taklukkan RW 1 Karanganyar 1:5 Tournament Mini Soccer Desa Bajulmati

Pembukaan rangkaian acara diawali dengan pameran UMKM pada 17 Juli. Selanjutnya, puncak acara berupa BEC Grand Carnival akan digelar pada Sabtu, 18 Juli 2026. Tahun ini, karnaval mengusung tema "Perang Bayu: The Great War of Blambangan", yang mengangkat kisah heroik perjuangan rakyat Blambangan melawan penjajahan VOC pada 1771-1772. 

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan Banyuwangi Ethno Carnival bukan sekadar parade kostum, tetapi menjadi mahakarya seni yang memperkenalkan sejarah, budaya, hingga potensi daerah kepada masyarakat. 

img_title RW 3 Dusun Karanganyar Amankan 3 Point VS RW 3 Dusun Krajan di Tournament Mini Soccer Desa Bajulmati

"BEC bukan sekadar karnaval kostum biasa, namun sebuah mahakarya seni berakar kearifan lokal. Jadi, ide dan tema yang diangkat setiap tahun diambil dari seni, budaya, tradisi, sejarah hingga potensi alam Banyuwangi, dan inilah yang membedakan BEC dengan karnaval lainnya," kata Ipuk. 

Pada penyelenggaraan tahun ini, kostum peserta dibagi ke dalam lima subtema, yakni Pejuang Blambangan, Genderang Perang, VOC dan Sekutu, Situs Perang, serta Hasil Bumi.

img_title Melalui Program Inklusif, Pemkab Banyuwangi Perkuat Pemenuhan Hak Dasar Warga

Seluruh subtema tersebut menggambarkan berbagai fragmen perjuangan rakyat Blambangan sekaligus kekayaan alam Banyuwangi yang menjadi incaran penjajah pada masa itu. 

Ipuk menilai kekayaan sejarah lokal Banyuwangi menjadi sumber inspirasi yang tidak akan pernah habis untuk diangkat melalui karya seni dan budaya. 

"Inilah kekayaan tema lokal Banyuwangi yang tidak akan pernah habis digali, dan tentunya akan sangat menarik untuk melihat semua subtema tersebut divisualisasikan secara kreatif dalam sebuah rancangan kostum karnaval," ujarnya. 

Parade akan dimulai dari Taman Blambangan pukul 13.00 WIB dan berakhir di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dengan rute sekitar 2,5 kilometer.

Setiap tahunnya, ribuan penonton memadati sepanjang jalur karnaval untuk menyaksikan kemegahan kostum dan pertunjukan seni yang ditampilkan para peserta. 

Rangkaian BEC 2026 akan ditutup pada Minggu, 19 Juli 2026, dengan konser musik. Pada hari yang sama juga digelar BI Run sebagai bagian dari rangkaian Banyuwangi Attraction 2026, sehingga wisatawan dapat menikmati agenda wisata, budaya, dan olahraga dalam satu akhir pekan.