Kobra 60 Cm Bersembunyi di Bawah Kasur Warga Kota Probolinggo, Sempat Menyembur Bisa Dua Kali Saat Dievakuasi

Petugas mengevakuasi kobra dari bawah kasur
Sumber :
  • dok. Damkar Kota Probolinggo/ VIVA Banyuwangi

Probolinggo, VIVA Banyuwangi –Warga Jalan Bengawan Solo, Kelurahan Pohsangit Kidul, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, dibuat panik setelah seekor ular kobra masuk ke dalam rumah pada Selasa, 14 Juli 2026 malam.

img_title Sempat Dicoba Evakuasi Pakai Kayu, Kucing Liar Terjebak Tembok Selamat Usai Damkar Probolinggo Bobol Dinding

Ular berbisa tersebut ditemukan bersembunyi di bawah kasur kamar warga bernama Ita. Karena khawatir membahayakan penghuni rumah, warga kemudian meminta bantuan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk melakukan evakuasi.

Anggota Damkar Regu 3, Sulaiman, mengatakan ular yang dievakuasi merupakan jenis kobra anakan dengan panjang sekitar 60 sentimeter. Meski ukurannya masih kecil, ular tersebut tetap berbahaya karena memiliki bisa.

img_title Sarang Tawon Vespa Raksasa Dievakuasi Damkar Probolinggo, Ukurannya Lebih Besar dari Kepala Manusia

“Ukurannya sekitar 60 sentimeter, masih anakan kobra. Justru kalau kobra anakan itu lebih berbahaya karena belum bisa mengatur seberapa banyak bisa yang dikeluarkan saat menggigit,” ujar Sulaiman.

Menurutnya, ular tersebut berada di bawah kasur sehingga petugas harus berhati-hati saat melakukan evakuasi. Kasur terlebih dahulu diangkat agar petugas bisa menjangkau ular dengan aman.

img_title Monyet Liar Berkeliaran di Probolinggo, Damkar Imbau Warga Tak Memberi Makan agar Mudah Dievakuasi

“Ular berada di bawah kasur, jadi harus diangkat dulu kasurnya. Kami evakuasi menggunakan alat penjepit agar lebih aman,” katanya.

Saat proses pengamanan, ular tersebut sempat memberikan respons dengan menyemburkan bisa sebanyak dua kali. Beruntung, semburan tersebut tidak mengenai petugas maupun warga yang berada di sekitar lokasi.

“Waktu proses evakuasi sempat menyembur dua kali. Alhamdulillah tidak kena, sehingga proses pengamanan tetap berjalan aman,” jelasnya.

Sulaiman mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangani sendiri apabila menemukan ular berbisa di lingkungan rumah. Menurutnya, penanganan yang tidak tepat dapat membahayakan keselamatan.

“Kalau menemukan ular seperti ini, lebih baik segera meminta bantuan. Jangan ditangani sendiri karena risikonya cukup berbahaya,” ucapnya.

Sebelumnya, ular tersebut diketahui masuk ke dalam rumah melalui bagian depan dan bersembunyi di bawah kasur. Keberadaan ular membuat penghuni rumah panik hingga meminta bantuan melalui layanan darurat.

Setelah berhasil dievakuasi, ular tersebut kemudian diamankan petugas. Seluruh proses penanganan berjalan aman dan tidak ada korban dalam kejadian tersebut.