Gedung Baru Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Banyuwangi Siap Satukan Seluruh Siswa

Sekolah Rakyat di Banyuwangi kembali menerima siswa baru
Sumber :
  • https://banyuwangikab.go.id/berita/siswa-sekolah-rakyat-banyuwangi-segera-tempati-gedung-baru

Banyuwangi, VIVA BanyuwangiSekolah Rakyat di Kabupaten Banyuwangi bersiap memasuki babak baru pada tahun ajaran 2026/2027. Selain menerima tambahan sembilan rombongan belajar (rombel) baru, seluruh aktivitas belajar mengajar juga akan dipusatkan di kompleks Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang dijadwalkan mulai beroperasi pada Agustus 2026.

img_title DPRD Soroti Siswa Baru SR Probolinggo Dititipkan ke Pasuruan, Pemkot Sebut Sudah Berkali-kali Ajukan ke Kemensos

Gedung baru yang berlokasi di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, tersebut kini memasuki tahap akhir pembangunan. Berdiri di atas lahan seluas sekitar tujuh hektare, progres pengerjaannya telah mencapai sekitar 88 persen dan ditargetkan selesai pada 30 Juli 2026.

Dikutip dari BeritaBwi Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono mengatakan, kehadiran kompleks sekolah baru ini akan menghadirkan fasilitas belajar yang lebih representatif bagi seluruh siswa Sekolah Rakyat yang selama ini masih terbagi di dua lokasi, yakni Balai Diklat Licin dan Gedung BPVP Muncar.

img_title Mensos: Sekolah Rakyat Prioritaskan Anak Putus Sekolah dan Keluarga Miskin

"Alhamdulillah progres pembangunan setiap gedung sudah mencapai 85-90 persen. Jika pembangunan sesuai target, insyaallah Agustus nanti gedung ini sudah bisa ditempati para siswa," ujar Mujiono saat menghadiri Open House Sekolah Rakyat dan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi orang tua serta calon siswa, Selasa, 14 Juli 2026.

Pada tahun ajaran baru ini, Sekolah Rakyat Banyuwangi menerima sembilan rombel baru yang terdiri dari tiga rombel jenjang SD, tiga rombel SMP, dan tiga rombel SMA. Penambahan tersebut menjadi bagian dari penguatan layanan pendidikan gratis berasrama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

img_title Pemerintah Targetkan 101 Sekolah Rakyat Tahap Dua Sebelum Tahun Ajaran Baru

Menurut Mujiono, program Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada pendidikan akademik, tetapi juga membangun karakter serta membekali siswa dengan keterampilan yang dapat menjadi modal mereka di masa depan.

"Bapak Presiden ingin memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. Dengan ilmu dan keterampilan yang didapat, para siswa diharapkan dapat mengangkat derajat ekonomi keluarga mereka," katanya.

Ia juga menyebut perkembangan para siswa menunjukkan hasil positif. Selain semakin percaya diri dan memiliki semangat belajar yang tinggi, sejumlah lulusan telah berhasil melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, sementara lainnya telah diterima bekerja di perusahaan besar.

Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Banyuwangi jenjang SD-SMP, Winarno, menjelaskan bahwa seluruh Sekolah Rakyat rintisan di Banyuwangi kini resmi bergabung menjadi Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi.

Halaman Selanjutnya
img_title