Membangun Literasi AI di Pesantren, SABDA AI Digelar di Ponpes Al Ittihad Darunnajah Trenggalek

Foto bersama narasumber, panitia, dan peserta SABDA AI di Pondok Pesantren Al Ittihad Darunnajah, Trenggalek
Sumber :
  • Dok. Kegiatan/ VIVA Banyuwangi

Trenggalek, VIVA Banyuwangi – Upaya mendorong transformasi digital di lingkungan pesantren terus dilakukan melalui kegiatan SABDA AI (Santri Berdaya dengan Artificial Intelligence) yang digelar di Pondok Pesantren Al Ittihad Darunnajah, Kelutan, Trenggalek, Minggu, 12 Juli 2026.

img_title Penguatan Ekonomi Rumah Tangga Terdampak Efisensi Melalui Inovasi Teknologi Dan Manajemen Usaha Ladrang Maniskoe di Kab

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi AISNU Jawa Timur, Bumi Saga Studio, Media Pondok Jawa Timur (MPJ) Regional Tulungagung-Trenggalek, Pondok Pesantren Al Ittihad Darunnajah, dengan dukungan Kahf.

Mengusung tema "Santri Berdaya dengan Artificial Intelligence", kegiatan ini diikuti pengurus media pondok, santri, dan pegiat dakwah digital untuk mempelajari pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam mendukung dakwah, pendidikan, serta pengembangan media pesantren.

img_title AISNU Jatim Perluas Program SABDA AI, Guru TK hingga SMP di Lamongan Dibekali Literasi Artificial Intelligence

Mewakili Pengasuh Pondok Pesantren Al Ittihad Darunnajah yang berhalangan hadir, Gus Saif Ali Abdillah menyampaikan bahwa perkembangan teknologi perlu disikapi secara bijaksana oleh kalangan pesantren.

"Teknologi adalah bagian dari perkembangan zaman yang tidak bisa dihindari. Tugas pesantren adalah membimbing para santri agar mampu memanfaatkannya untuk menyebarkan ilmu, memperkuat dakwah, dan memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam,"ujarnya.

img_title Duta Muda Sidoarjo 2026 Berikan Apresiasi kepada RSI Siti Hajar sebagai Official Medical Partner

Dalam sesi utama, Founder Bumi Saga Studio sekaligus Trainer Video AI Jawa Timur, Fahmi Adimara, memberikan pelatihan mengenai implementasi AI untuk produksi konten digital.

Materi yang disampaikan meliputi pemahaman dasar Artificial Intelligence, teknik menyusun prompt yang efektif, AI untuk penulisan naskah, pembuatan desain dan gambar berbasis AI, produksi video AI, serta strategi membangun konten media sosial berbasis AI.

Dengan komposisi 70 persen praktik dan 30 persen teori, peserta diajak mencoba secara langsung berbagai platform AI agar mampu menghasilkan konten digital secara mandiri.

Fahmi Adimara menjelaskan bahwa AI merupakan alat yang dapat mempercepat proses berkarya apabila dimanfaatkan secara bertanggung jawab.

"AI bukan pengganti kreativitas manusia, tetapi alat yang membantu mempercepat proses produksi. Nilai, ide, dan pesan dakwah tetap berasal dari manusia," kata Fahmi.

Ketua Media Pondok Jawa Timur Regional Tulungagung-Trenggalek, Wisnu Nanda Kusuma, mengapresiasi antusiasme peserta yang mengikuti pelatihan hingga kegiatan berakhir.

"Melihat kebutuhan peningkatan literasi AI di lingkungan pesantren sangat besar. Melalui SABDA AI, kami berharap para santri dan pengelola media pondok mampu memanfaatkan Artificial Intelligence secara bijak untuk memperkuat dakwah digital, meningkatkan kualitas media pesantren, sekaligus melahirkan generasi santri yang adaptif terhadap perkembangan teknologi," ungkapnya.

Halaman Selanjutnya
img_title