Jadi Produk Unggulan, Pemprov Jatim dan Pemkab Probolinggo Dorong Gula Aren Tembus Pasar Luas

Rahmat Cahyadi melihat sarana prasarana pembuatan gula aren
Sumber :
  • https://jatim.antaranews.com/berita/1082956/gula-aren-probolinggo-disiapkan-jadi-produk-unggulan-berdaya-saing

Probolinggo, VIVA Banyuwangi –Gula aren di dua kecamatan di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, disiapkan menjadi produk unggulan berdaya saing melalui pengembangan branding komunal atau Program Communal Branding Palm Sugar yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Probolinggo.

img_title Naik Menjadi 87.327 Unit, UMKM Kabupaten Probolinggo Tumbuh 14,65 Persen

Program tersebut menyasar penguatan identitas bersama gula aren Probolinggo agar memiliki nilai tambah dan daya saing lebih tinggi di pasar yang lebih luas.

Tenaga Ahli Program Communal Branding Palm Sugar Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Rahmad Cahyadi, menjelaskan bahwa program tersebut dirancang untuk membangun identitas kolektif bagi gula aren khas Kabupaten Probolinggo.

img_title Kebakaran Bromo Ancam Ekosistem TNBTS, Api Masih Aktif di Kawasan Konservasi

“Program itu diharapkan mampu membangun identitas bersama bagi gula aren Kabupaten Probolinggo, sehingga memiliki nilai tambah dan daya saing yang lebih tinggi,” kata Rahmad dalam keterangannya di Probolinggo, Sabtu, 18 Juli 2026.

Tim Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur bersama Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo telah melakukan verifikasi dan identifikasi lapangan di Kecamatan Krucil dan Kecamatan Tiris pada Jumat, 17 Juli 2026.

img_title BNPB Siapkan Dua Helikopter Water Bombing untuk Bantu Padamkan Kebakaran Bromo

Kegiatan itu dilakukan untuk memetakan potensi kawasan, kapasitas produksi, kualitas produk, kelembagaan pelaku usaha, hingga kesiapan para pemangku kepentingan dalam membangun identitas bersama gula aren Probolinggo.

Kecamatan Krucil dan Kecamatan Tiris dipilih karena dinilai memiliki potensi besar sebagai sentra penghasil gula aren. Di Desa Kalianan, Kecamatan Krucil, kapasitas produksi gula semut mencapai sekitar 30 kilogram per hari, sementara di Kecamatan Tiris sebanyak 12 dari 16 desa merupakan wilayah penghasil gula aren yang telah lama menjadi mata pencaharian masyarakat.

Rahmad menyebut, verifikasi lapangan menjadi tahapan penting untuk memastikan kesiapan daerah dalam mengembangkan gula aren sebagai produk unggulan dengan identitas kuat.

“Kegiatan verifikasi menjadi tahapan penting untuk memastikan kesiapan daerah dalam mengembangkan gula aren sebagai produk unggulan yang memiliki identitas kuat dan daya saing tinggi,” ujarnya.

Selain memetakan potensi, pihaknya juga memastikan kesiapan kawasan, kapasitas produksi, kualitas produk, kelembagaan pelaku usaha, hingga komitmen seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan gula aren.

Halaman Selanjutnya
img_title