Mengantuk Saat Mengemudi, Sopir Travel Meninggal Usai Tabrak Truk di Wongsorejo
- Anton Heri Laksana/ VIVA Banyuwangi
Banyuwangi, VIVA Banyuwangi –Mengantuk jangan mengemudi dan mengemudi jangan mengantuk. Kalimat ini layak disematkan bagi seluruh pengemudi terutama yang tengah menempuh perjalanan jauh. Seorang pengemudi travel meninggal dunia di tempat akibat menabrak sebuah truk yang sedang parkir.
Ketenangan Lingkungan Kramasan, Dusun Kebunejo, Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur sekira pukul 03.20 Wib buyar sudah. Jumat, 24 Juli 2026.
Sebuah benturan keras, membangunkan sejumlah warga yang tengah terlelap tidur atau sedang persiapan menjelang sholat subuh.
Mereka berhamburan keluar rumah dan menuju sumber suara diakses jalan utama pantura penghubung Jawa Bali.
Setiba di sumber suara, warga sekitar lokasi kejadian menemukan satu unit mobil travel penyok akibat membentur sebuah truk yang sedang terparkir.
“Mobil travel dari arah utara menabrak truk yang sedang parkir di tepi jalan karena pengemudi sedang memperbaiki selang solar,” ujar anggota Badan Permusyawatan Desa (BPD) Alasbuluh yang mengetahui peristiwa, Sugianto.
Polisi olah tkp kecelakaan travel tabrak truk parkir
- Anton Heri Laksana/ VIVA Banyuwangi
Kecelakaan tersebut diduga akibat pengemudi mobil travel mengalami kelelahan dan mengantuk hingga menyebabkan kehilangan konsentrasi saat mengemudi.
“Sepertinya pengemudi travelnya mengantuk. Jadi truk yang sedang parkir tidak bisa terlihat dengan baik hingga akhirnya terjadi kecelakaan,” tutur seorang warga sekitar lokasi kejadian, Nur Ali Mansur.
Saat kejadian, mobil travel tersebut berisi dua orang penumpang yang merupakan warga dari wilayah Kecamatan Wongsorejo.
“Pengemudi atas nama Taufiqur Rohman warga Desa Alasbuluh yang meninggal dunia. Dan pengemudi Cadangan warga Desa Bengkak kini dalam kondisi kritis dirawat di UGD Puskesmas Wongsorejo,” kata Nur Ali Mansur pada VIVA News.
Sementara itu, Kapolsek Wongsorejo AKP Eko Darmawan melalui Kanit Lantas Polsek Wongsorejo, Aiptu Moch Anwar belum berhasil dihubungi VIVA News untuk mengkonfirmasi peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut.
Himbuan agar segera beristirahat dan tidak melanjutkan mengemudi saat mengatuk kembali digaungkan agar peristiwa serupa tidak kembali terulang karena bisa fatal akibatnya.