Sampah Menumpuk di Pantai, Pemkab Situbondo Anggarkan Pembangunan TPS di Kawasan Pesisir

Perahu nelayan berada di antara tumpukan sampah di pantai Kab. Situbondo
Sumber :
  • https://img.antaranews.com/cache/800x533/2026/07/27/IMG_0531.jpg.webp

Situbondo, VIVA Banyuwangi –Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mempersiapkan anggaran untuk membangun tempat penampungan sementara (TPS) sampah di kawasan pesisir sebagai upaya mengatasi sampah di wilayah barat Kota Santri itu. Langkah ini ditempuh setelah pemerintah daerah melihat tumpukan sampah di bibir pantai yang mengganggu lingkungan dan aktivitas masyarakat pesisir.

img_title DPRD Situbondo Dukung KSP Wisata Pasir Putih, Asal Sesuai Regulasi Aset Daerah

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menyampaikan telah melaksanakan aksi bersih-bersih sampah di pesisir pantai Kecamatan Besuki guna mengoptimalkan kebersihan lingkungan serta mengajak masyarakat agar hidup lebih sehat. Kegiatan itu dilakukan di sela menghadiri tradisi petik laut di Desa Pesisir, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Senin, 27 Juli 2026.

“Hari ini saya datang ke sini atas undangan kegiatan tradisi petik laut, sekaligus membawa misi kebersihan lingkungan. Kita bisa melihat bersama perlunya penanganan sampah di bibir pantai ini,” kata Bupati Rio di sela menghadiri tradisi petik laut di Desa Pesisir, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Senin. Pernyataan itu menegaskan bahwa pemerintah daerah menilai kondisi kebersihan di kawasan pantai memerlukan penanganan serius.

img_title Triwulan I 2026, Seluruh Perekonomian Di Sekarkijang Tumbuh di Atas 5 Persen

Bupati Rio mengimbau masyarakat pesisir pantai agar senantiasa menjaga kebersihan, khususnya dari sampah plastik, mengingat tradisi petik laut yang mereka gelar merupakan wujud harapan akan keberkahan kekayaan laut. Oleh karena itu, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga guru ngaji, untuk bergotong royong dan peduli terhadap kebersihan lingkungan di kawasan pesisir pantai tersebut.

“Jadi, petik laut punya dimensi lain, dan tidak hanya sekadar sesaji dilarung, tapi juga bagaimana membangun kesadaran masyarakat menjaga kebersihan lingkungan,” kata Bupati Rio. Ia menambahkan bahwa kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan pantai, sangat mendukung terhadap ekosistem laut. Ketika laut bersih, hasil tangkapan nelayan akan lebih melimpah karena sampah, utamanya plastik, akan mencemari air laut dan membahayakan habitat pesisir.

img_title Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Situbondo Jenguk Anggota yang Sakit

“Petik Laut merupakan budaya masyarakat pesisir yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan, dan ini sebagai wujud syukur atas hasil tangkapan laut yang menghidupi masyarakat pesisir,” tuturnya. Keterangan itu menunjukkan bahwa tradisi petik laut memiliki nilai sosial dan ekologis yang erat dengan kehidupan harian nelayan di kawasan pesisir Situbondo.

Halaman Selanjutnya
img_title