Berangkat Kerja, Warga Lumajang Jadi Korban Begal Bersenjata Celurit di Jalan Raya Probolinggo-Lumajang

Petugas melakukan olah TKP di jalan Raya Probolinggo-Lumajang
Sumber :
  • Dok. Polsek Tegalsiwalan/ VIVA Banyuwangi

Probolinggo, VIVA Banyuwangi –Seorang pria asal Kabupaten Lumajang menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) saat melintas di Jalan Raya Lumajang-Probolinggo, tepatnya di Desa Malasan Wetan, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo.

img_title Kebakaran Bromo Ancam Ekosistem TNBTS, Api Masih Aktif di Kawasan Konservasi

Korban diketahui berinisial Ainul Rizki, warga Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 27 Juli 2026 sekira pukul 04.00 WIB, saat korban dalam perjalanan menuju tempat kerja menggunakan sepeda motor Honda Beat.

Kapolsek Tegalsiwalan AKP Henky Iwana membenarkan adanya laporan dugaan aksi curas tersebut. Berdasarkan informasi awal yang diterima kepolisian, korban diduga dipepet oleh dua orang yang mengendarai sepeda motor Honda PCX saat melintas di lokasi kejadian.

img_title BNPB Siapkan Dua Helikopter Water Bombing untuk Bantu Padamkan Kebakaran Bromo

“Benar telah terjadi dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) pada Senin 27 Juli 2026 sekitar pukul 04.00 WIB di Jalan Raya Lumajang-Probolinggo, tepatnya di Desa Malasan Wetan, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo,” ujar Henky.

Henky menjelaskan, saat kejadian salah seorang pelaku mengambil kunci kontak sepeda motor korban hingga kendaraan tersebut terjatuh. Setelah itu, pelaku mengeluarkan senjata tajam jenis celurit dan mengancam korban.

img_title Karhutla Bromo Belum Usai, Titik Api Kembali Muncul di Lereng Jantur

Karena merasa keselamatannya terancam, korban memilih menjauh dari lokasi. Kesempatan tersebut kemudian dimanfaatkan para pelaku untuk membawa kabur sepeda motor korban ke arah utara.

“Setelah menerima laporan polisi, petugas Polsek Tegalsiwalan langsung mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, meminta keterangan korban, serta melakukan penyelidikan,” kata Henky.

Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan satu unit sepeda motor Honda Beat. Kerugian materiil yang dialami korban diperkirakan mencapai sekitar Rp19 juta.

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan para pelaku. Petugas juga mengumpulkan sejumlah informasi yang dapat membantu proses pengungkapan kasus tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut agar segera menyampaikan kepada pihak kepolisian sehingga dapat membantu proses pengungkapan perkara,” imbuh Henky.

Selain melakukan penyelidikan, pihak kepolisian juga terus melakukan upaya pencegahan dengan memberikan imbauan keamanan kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan di wilayah hukum Polsek Tegalsiwalan.