Jaga Ekosistem Banyuwangi, KKP Luncurkan Inisiatif Ketahanan Pesisir
- https://img.antaranews.com/cache/800x533/2026/07/27/WhatsApp-Image-2026-07-27-at-20.50.32.jpeg.webp
Banyuwangi, VIVA Banyuwangi –Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berkolaborasi dengan banyak pihak meluncurkan program Inisiatif Ketahanan Pesisir atau Coastal Resilience Initiatives di Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Puslatpurmar) 7 Lampon, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Senin, 27 Juli 2026. Peluncuran program berlangsung di kawasan Pantai Lampon, Desa/Kecamatan Pesanggaran, dan melibatkan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, pelaku usaha, dunia pendidikan hingga masyarakat.
Direktur Pembinaan Penataan Ruang Laut Kementerian KKP Amehr Hakim menjelaskan bahwa Inisiatif Ketahanan Pesisir sejalan dengan prinsip kebijakan ekonomi biru yang tengah dijalankan kementeriannya. “Ada lima pilar di dalamnya, mulai memperluas kawasan konservasi, penangkapan ikan terukur, budi daya berkelanjutan, pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, serta laut bebas dari sampah,” katanya. Ia menegaskan program ini dirancang untuk memperkuat ketangguhan wilayah pesisir terhadap berbagai tekanan lingkungan.
Menurut Amehr Hakim, Coastal Resilience Initiatives di Banyuwangi akan menjadi embrio untuk pengembangan kebijakan serupa di wilayah lain. Ia menyampaikan bahwa kementerian berharap program ini tidak hanya berhenti di Banyuwangi. “Kami harapkan selain Banyuwangi, bisa kami lebarkan lagi ke pesisir utara dan selatan di Jawa Timur,” ujarnya.
Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono menyebut daerahnya telah mempraktikkan pengelolaan laut yang berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat. Ia mengungkapkan bahwa Banyuwangi menjadi salah satu lokasi rujukan bagi negara-negara di kawasan ASEAN dan Pasifik dalam pengembangan ekonomi biru. Bahkan, pada pertengahan Juli 2026, negara-negara ASEAN dan Pasifik dalam ASEAN-ID Blue datang ke Banyuwangi untuk berbagi pengalaman pengembangan ekonomi biru.
Mujiono menilai kolaborasi dalam program ini menjadi penguat upaya menjaga laut dan kesejahteraan masyarakat pesisir. “Dengan kolaborasi banyak pihak, mulai perusahaan seperti PT BSI dan ditambah dukungan dari Kementerian KKP, kami percaya kelestarian ekosistem laut dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat,” katanya. Ia menegaskan bahwa dukungan pentaheliks antara pemerintah, swasta, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program.
Dilansir dari Antaranews, program Coastal Resilience Initiatives digagas sebagai investasi jangka panjang untuk membangun ketangguhan pesisir. Program ini menekankan keseimbangan antara konservasi lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan berkelanjutan. Melalui pendekatan tersebut, diharapkan ekosistem pesisir tetap terjaga sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan nelayan dan warga pesisir.