KKN 15 Untag Banyuwangi Perkuat Kesadaran Masyarakat Jaga Kebersihan Lewat Plang Edukasi

KKN 15 Untag Banyuwangi Perkuat Kesadaran Masyarakat Jaga Kebersihan Lewat Plang Edukasi
Sumber :
  • Dovalent Vandeva Derico/ VIVA Banyuwangi

Banyuwangi, VIVA Banyuwangi – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 15 Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi memasang plang sampah edukasi di sejumlah titik di Desa Gintangan, Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi. Program tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk memperkuat kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui media edukasi yang dapat dilihat setiap hari.

img_title Inovasi Teknologi Tepat Guna pada Usaha Ladrang Maniskoe Kabupaten Banyuwangi

Pembuatan plang sampah edukasi dilaksanakan berdasarkan hasil observasi mahasiswa KKN yang menilai kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sudah mulai tumbuh, namun masih memerlukan media pengingat yang dapat memberikan edukasi secara berkelanjutan.

Ketua KKN 15 Untag Banyuwangi, Guntur Riyan Kusuma Putra, mengatakan plang edukasi dipilih sebagai sarana sederhana yang diharapkan mampu menanamkan kebiasaan positif kepada masyarakat.

img_title Penguatan Ekonomi Usaha Ladrang Maniskoe Melalui Inovasi Teknologi dan Manajemen Usaha Terdampak Efisiensi

"Ide ini muncul setelah kami melakukan observasi di Desa Gintangan. Kami melihat bahwa kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan sebenarnya sudah cukup baik, tetapi masih perlu adanya pengingat yang bisa dilihat setiap hari. Karena itu, kami membuat plang sampah edukasi sebagai media sederhana yang dapat terus mengingatkan masyarakat tentang pentingnya membuang sampah pada tempatnya dan menjaga lingkungan tetap bersih," ujarnya.

Menurut Guntur, plang edukasi memiliki keunggulan karena dapat menyampaikan pesan kepada masyarakat dalam jangka panjang, berbeda dengan sosialisasi yang hanya berlangsung pada waktu tertentu.

img_title AISNU Jatim Perluas Program SABDA AI, Guru TK hingga SMP di Lamongan Dibekali Literasi Artificial Intelligence

"Kami memilih plang edukasi karena sifatnya sederhana, mudah dipahami, dan bisa bertahan dalam jangka waktu yang lama. Berbeda dengan sosialisasi yang sifatnya sesaat, plang ini bisa terus dilihat oleh masyarakat maupun pengunjung setiap hari. Harapannya, pesan yang disampaikan dapat menjadi pengingat kecil yang lama-kelamaan membentuk kebiasaan baik dalam menjaga kebersihan lingkungan," katanya.

Plang yang dipasang memuat pesan-pesan sederhana mengenai pentingnya membuang sampah pada tempatnya serta menjaga kebersihan lingkungan. Melalui media tersebut, mahasiswa ingin mengajak masyarakat menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai tanggung jawab bersama.

"Pesan utamanya adalah mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan, dimulai dari hal yang paling sederhana, yaitu membuang sampah pada tempatnya. Kami ingin menunjukkan bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau kelompok tertentu, tetapi tanggung jawab bersama. Kalau setiap orang melakukan hal kecil itu secara konsisten, lingkungan yang bersih dan sehat akan lebih mudah terwujud," jelasnya.

Halaman Selanjutnya
img_title