Resep Klappertaart Lembut dan Creamy Ala Rumahan, Cocok Jadi Ide Jualan
- https://youtu.be/WUczvhNIskw?si=_-HwW84C1DZuT_Yj
Kuliner, VIVA Banyuwangi –Klappertaart selalu punya tempat spesial di hati pecinta dessert tradisional Indonesia. Kue ini terkenal dengan teksturnya yang lembut, creamy, dan kaya rasa kelapa muda. Klappertaart merupakan dessert khas Manado yang mendapat pengaruh kuliner Belanda dan identik dengan penggunaan kelapa muda, susu, serta topping kismis dan kacang panggang.
Klappertaart termasuk salah satu ikon kuliner tradisional Indonesia yang lahir dari proses akulturasi budaya. Nah kamu bisa bikin kue satu ini dirumah loh. Resep Kali ini terinspirasi dari kreator masak @reystafauzia yang dibagikan di platform Tiktok miliknya. Yuk, simak bahan-bahan dan cara membuatnya di bawah ini.
Bahan-bahan dan Urutannya
A (rebus hingga sedikit mendidih)
● 350 gr daging kelapa muda, keruk memanjang
● 600 ml air kelapa
B (campur dalam wadah)
● 90 gr tepung terigu protein sedang
● 45 gr tepung maizena
● 4 butir kuning telur
● 350 ml susu cair
C (rebus hingga mendidih)
● 350 ml susu cair
● 115 gr gula pasir
● 1/4 sdt vanila
● 150 gr susu kental manis
● 600 ml air kelapa hasil rebusan dari Bahan A
D
● 150 gr margarin
Topping Meringue (opsional)
● 4 butir putih telur
● 115 gr gula pasir
● 35 gr tepung maizena
Taburan
● Bubuk kayu manis secukupnya
● Kismis secukupnya (rendam air panas lalu tiriskan)
● Almond slice secukupnya
Cara Membuat Klappertaart
1. Rebus bahan A
Masukkan 350 gr daging kelapa dan 600 ml air kelapa ke dalam panci. Rebus dengan api sedang hingga muncul gelembung kecil atau hampir mendidih. Angkat, lalu saring airnya dan sisihkan daging kelapanya.
2. Membuat adonan tepung
Campurkan semua Bahan B, yaitu tepung terigu, maizena, kuning telur, dan susu cair. Aduk menggunakan whisk hingga adonan licin dan tidak ada gumpalan.
3. Memasak bahan utama
Masukkan semua Bahan C ke dalam panci, yaitu susu cair, gula pasir, vanila, susu kental manis, dan 600 ml air kelapa dari rebusan bahan A. Masak sambil diaduk hingga mendidih perlahan. Setelah mulai mendidih, tuang sedikit demi sedikit campuran bahan C ke dalam bahan B sambil terus diaduk agar kuning telur tidak menggumpal. Kemudian tuang kembali seluruh campuran ke dalam panci. Masak dengan api kecil sambil terus diaduk hingga adonan mengental dan meletup-letup halus.