Mahasiswa KKN 16 Untag Banyuwangi Tingkatkan Literasi Digital Guru, Dorong Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran
- Dovalent Vandeva Derico/ VIVA Banyuwangi
Banyuwangi, VIVA Banyuwangi – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 16 Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi menggelar program pendampingan literasi digital bagi guru dan tenaga administrasi sekolah di Desa Wonosobo, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan pendidik dalam memanfaatkan teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), untuk mendukung proses pembelajaran dan administrasi sekolah yang lebih efektif.
Program tersebut disusun berdasarkan hasil observasi mahasiswa KKN yang menemukan sebagian guru telah memiliki kemampuan dasar menggunakan perangkat digital. Namun, masih terdapat keraguan dalam memanfaatkan berbagai fitur maupun platform digital karena khawatir terjadi kesalahan saat mengoperasikan aplikasi atau kehilangan data.
Ketua KKN 16 Untag Banyuwangi, Moh. Fiqry Al Kadafi, mengatakan pendampingan lebih banyak difokuskan pada praktik secara langsung agar para guru lebih percaya diri dalam menggunakan teknologi.
"Kami melihat bahwa sebagian guru sebenarnya memiliki kemampuan dasar menggunakan perangkat digital, tetapi masih kurang percaya diri untuk mencoba fitur-fitur baru. Mereka khawatir salah mengoperasikan aplikasi atau kehilangan data. Karena itu, pada saat kegiatan kami lebih banyak memberikan praktik langsung dibandingkan teori agar mereka merasa lebih yakin," ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa memberikan pendampingan penggunaan berbagai platform digital yang dapat dimanfaatkan dalam kegiatan pembelajaran maupun administrasi sekolah. Melalui metode praktik langsung, peserta diberi kesempatan mencoba setiap fitur secara bertahap sehingga mampu memahami penggunaannya secara mandiri.
Menurutnya, pendekatan tersebut memberikan perubahan yang cukup signifikan terhadap kepercayaan diri para guru dalam memanfaatkan teknologi digital di lingkungan sekolah.
"Perubahan yang paling terlihat adalah meningkatnya rasa percaya diri para guru dalam menggunakan platform digital. Mereka mulai memahami bagaimana teknologi, termasuk AI, dapat membantu hal-hal seperti menyusun materi pembelajaran maupun administrasi sekolah dengan lebih efisien," katanya.
Program pendampingan literasi digital ini menjadi salah satu bentuk kontribusi KKN 16 Untag Banyuwangi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan kompetensi tenaga pendidik. Selain meningkatkan keterampilan digital, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong pemanfaatan teknologi secara bijak dan produktif dalam proses belajar mengajar.