Usia Tak Jadi Penghalang Bepergian, Jumlah Penumpang Lansia di Stasiun Probolinggo Naik Jadi 3.276 Orang
- dok. PT. KAI Daop 9 Jember/ VIVA Banyuwangi
Probolinggo, VIVA Banyuwangi –Jumlah penumpang lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas (difabel) yang menggunakan layanan kereta api di wilayah Daop 9 Jember mengalami perubahan sepanjang Semester I 2026. Di Stasiun Probolinggo, jumlah penumpang lansia tercatat mengalami peningkatan, sementara jumlah penumpang difabel mengalami penurunan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Berdasarkan data PT KAI Daop 9 Jember, selama Januari hingga Juni 2026, Stasiun Probolinggo melayani sebanyak 3.276 penumpang lansia. Angka tersebut meningkat dibanding Semester I 2025 yang tercatat sebanyak 2.725 penumpang.
Kenaikan tersebut menunjukkan semakin banyak masyarakat usia lanjut yang memilih kereta api sebagai moda transportasi untuk melakukan perjalanan. Sementara itu, untuk penumpang difabel, Stasiun Probolinggo mencatat 20 pengguna layanan pada Semester I 2026, turun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 60 penumpang.
Manager Hukum dan Humas PT KAI Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro mengatakan, KAI terus berupaya memberikan pelayanan yang dapat diakses oleh seluruh pelanggan, termasuk kelompok lansia dan penyandang disabilitas.
"Peningkatan jumlah penumpang lansia maupun difabel merupakan hal yang sangat positif. Hal ini menunjukkan bahwa kereta api semakin dipercaya sebagai moda transportasi yang ramah bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk para lansia dan penyandang disabilitas," ujar Cahyo pada Sabtu, 1 Agustus 2026.
Menurut Cahyo, KAI Daop 9 Jember akan terus menjaga kualitas layanan dengan mengedepankan aspek keselamatan, kenyamanan, dan kemudahan akses bagi seluruh pelanggan.
Selain Stasiun Probolinggo, sejumlah stasiun lain di wilayah Daop 9 Jember juga mencatat tingginya penggunaan layanan oleh penumpang lansia dan difabel. Stasiun Jember menjadi stasiun dengan jumlah penumpang difabel terbanyak, yakni 166 orang selama Semester I 2026. Sedangkan untuk penumpang lansia, Stasiun Jember melayani sebanyak 16.213 orang pada periode yang sama.
Untuk mendukung mobilitas penumpang yang membutuhkan perhatian khusus, KAI Daop 9 Jember menyediakan sejumlah fasilitas pendukung di stasiun maupun di dalam rangkaian kereta api. Fasilitas tersebut di antaranya jalur pemandu atau guiding block, tangga bantu penumpang (bancik), serta kursi prioritas.
Kursi prioritas di dalam kereta ditempatkan pada bagian ujung gerbong penumpang agar lansia dan difabel lebih mudah saat naik maupun turun dari kereta. Dengan penempatan tersebut, pelanggan dapat memperoleh akses yang lebih nyaman selama perjalanan.