Persija Gilas PSMS Medan 4-1, Eko Purdjianto Ungkap Kekurangan Timnya

Persija vs PSMS
Sumber :
  • https://www.viva.co.id/bola/1918192-hasil-piala-presiden-2026-persija-menang-telak-atas-psms-tapi-belum-pasti-lolos-ke-semifinal#goog_rewarded

Sepak Bola, VIVA BanyuwangiPelatih PSMS Medan Eko Purdjianto menyoroti lemahnya antisipasi bola mati sebagai penyebab utama kekalahan telak 1-4 dari Persija Jakarta pada laga Grup B Piala Presiden 2026. Meski kecewa dengan hasil tersebut, Eko menegaskan turnamen pramusim menjadi momen penting untuk mengevaluasi kekurangan tim sebelum mengarungi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.

img_title Arsenal Kalahkan Manchester City 3-0, The Gunners Angkat Trofi Community Shield 2026

 

Kekalahan yang dialami PSMS Medan saat menghadapi Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, menjadi bahan evaluasi serius bagi tim berjuluk Ayam Kinantan.

img_title Vietnam Menang 2-0 atas Malaysia, Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026

 

Melansir dari Antaranews.com  pelatih PSMS Medan Eko Purdjianto mengakui timnya masih memiliki kelemahan, terutama dalam mengantisipasi situasi bola mati yang berujung pada beberapa gol Persija.

img_title Akhiri Pramusim 2026, Liverpool Kalahkan Como 2-0 di Anfield

 

"Selamat buat Persija yang menang 4-1. Ke depan kami akan memperbaiki kelemahan, terutama dari bola-bola servis yang beberapa kali membuat kami kebobolan," ujar Eko dalam konferensi pers usai pertandingan.

 

Menurut Eko, kelemahan tersebut menjadi perhatian utama tim pelatih agar tidak kembali terulang saat kompetisi resmi Liga 2 dimulai. Ia menilai koordinasi lini pertahanan masih perlu ditingkatkan agar lebih disiplin dalam menjaga pemain lawan ketika menghadapi situasi bola mati.

 

Selain mengevaluasi sektor pertahanan, Eko juga mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan sejumlah perubahan strategi pada babak kedua. Perubahan itu dilakukan karena beberapa pemain belakang tidak bisa tampil maksimal akibat cedera, termasuk di posisi bek kanan.

 

Kondisi tersebut membuat tim pelatih harus melakukan penyesuaian komposisi pemain di tengah pertandingan agar keseimbangan tim tetap terjaga.

 

Salah satu perubahan yang dilakukan adalah menempatkan Ikhsan Chan sebagai bek kanan sejak awal pertandingan. Namun, pada babak kedua pemain tersebut digeser ke posisi sayap kiri yang dinilai lebih sesuai dengan karakter permainannya.

 

Eko mengatakan perpindahan posisi tersebut memberikan dampak positif terhadap permainan PSMS. Timnya mampu menciptakan peluang lebih baik hingga akhirnya berhasil memperkecil ketertinggalan melalui proses serangan yang dibangun dari sisi kiri lapangan.

 

"Ikhsan lebih bagus bermain di depan, terutama di sayap kiri. Dari perubahan itu juga lahir proses gol yang kami cetak," kata Eko.

Halaman Selanjutnya
img_title