Geopark Ijen Jalani Revalidasi UNESCO, Banyuwangi Tunjukkan Komitmen Jaga Warisan Dunia

Bupati Abdul Hamid dalam jamuan penyambutan Tim Asesor UNESCO.
Sumber :
  • https://bondowosokab.go.id/uploads/BERITA/27a36214dbc90084d5ec0c3c9fb6315b.jpg

Banyuwangi, VIVA Banyuwangi –Geopark Ijen tengah menjalani proses revalidasi sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark (UGG). Dua asesor UGG, Dr. Andreas Schuller dari Jerman dan Qinling Zhongnanshan dari China, hadir di Banyuwangi untuk menilai secara langsung kelayakan kelanjutan Geopark Ijen sebagai UGG.

img_title Pesona Tari Jaripah oleh Siswa MTsN 12 Banyuwangi Hiasi HUT RI ke-81 di RTH Bajulmati

Kunjungan ini menandai tahapan penting dalam memastikan kawasan warisan geologi dunia tersebut tetap memenuhi standar internasional. 

Dikutip dari banyuwangikab.go.id, revalidasi tahun ini merupakan evaluasi pertama setelah penetapan resmi Geopark Ijen sebagai jaringan geopark UNESCO pada 2023 lalu. Proses revalidasi adalah evaluasi menyeluruh yang wajib dijalani setiap empat tahun untuk memastikan standar internasional tetap terpenuhi.

img_title Khidmat dan Penuh Haru, Upacara HUT ke-81 RI di RTH Bajulmati Berlangsung Sukses

Hasil evaluasi menentukan status kelanjutan geopark, yaitu Green Card (dipertahankan), Yellow Card (perbaikan dalam dua tahun), atau Red Card (dicabut). Mekanisme tersebut menjadi jaminan kualitas pengelolaan geopark di tingkat global.

Tim asesor akan melakukan rangkaian revalidasi Geopark Ijen di Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso selama lima hari, terhitung 2–6 Agustus 2026. Selama di Banyuwangi, mereka akan meninjau Pusat Informasi Geologi dan Geopark Ijen (PIGGI).

img_title Jagat Satria Siap Bongkar Mandiri Minimarket dan Rumahnya di Tanah Negara Desa Bimorejo

Di lokasi tersebut, tim asesor akan memeriksa berbagai koleksi geologi sekaligus memperoleh penjelasan mengenai kekayaan warisan geologi kawasan Geopark Ijen, mulai dari batuan, fosil, hingga warisan budaya yang menjadi bagian dari UNESCO Global Geopark. 

“Peninjauan di PIG menjadi bagian dari evaluasi aspek edukasi dan interpretasi dalam proses revalidasi,” kata Ketua Badan Pengelola Geopark Ijen Abdillah Baraas, Minggu, 2 Agustus 2026. 

Dilansir dari situs banyuwangikab.go.id, tim asesor dijadwalkan mengunjungi sejumlah geosite di Banyuwangi, di antaranya Taman Nasional Alas Purwo, Teluk Biru, dan Teluk Pangpang. Revalidasi merupakan evaluasi berkala yang dilakukan UNESCO untuk memastikan pengelolaan kawasan geopark tetap memenuhi standar internasional. Cakupannya meliputi aspek konservasi, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, hingga pengembangan pariwisata berkelanjutan. Kunjungan ke berbagai geosite tersebut menjadi bagian dari verifikasi lapangan terhadap kondisi aktual di lapangan.

“Asesor juga akan mengunjungi kampung Desa Kemiren Banyuwangi yang berada di kawasan Kawah Ijen dan Desa Wisata Wringin Putih untuk melihat praktik pemberdayaan masyarakat di kawasan mangrove,” kata Abdillah. Kunjungan ke dua desa wisata ini menunjukkan bahwa UNESCO tidak hanya menilai aspek geologi, tetapi juga keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan kawasan. 

Halaman Selanjutnya
img_title