Lahan Terbakar di Wiroborang Probolinggo, Api Hanya 4 Meter dari Permukiman
- Dok. Damkar Kota Probolinggo
Probolinggo, VIVA Banyuwangi –Kebakaran lahan terjadi di Jalan Serma Gang 11, Kelurahan Wiroborang, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Senin, 26 Oktober 2026. Lokasi kebakaran berada sekitar 4 meter dari permukiman warga sehingga penanganan dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran.
Komandan Regu 2 Damkar Kota Probolinggo, Surrachman Arief, mengatakan sebagian api sudah padam ketika petugas tiba di lokasi. Meski begitu, petugas tetap melakukan penanganan untuk memastikan kondisi kebakaran terkendali.
“Ketika kami datang, sebagian sudah padam, warga sekitar berusaha memadamkan api menggunakan ember” ujar Surrachman.
Menurut dia, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 10 meter persegi. Berdasarkan pengamatan di lokasi, lahan tersebut berdekatan dengan permukiman warga, dengan jarak sekitar 4 meter dari titik kebakaran. Sementara itu, permukiman di sisi selatan berada lebih jauh.
Surrachman menduga kebakaran tersebut berkaitan dengan aktivitas warga yang membakar sampah. Namun, dugaan itu belum dapat dipastikan sebagai penyebab kebakaran.
“Api langsung kami lokalisasi agar tidak merambat ke permukiman,” kata Surrachman.
Laporan kebakaran diterima melalui layanan Call Center 112 pada pukul 11.22 WIB, kemudian diteruskan ke markas Damkar Kota Probolinggo. Petugas langsung menyiapkan armada dan berangkat menuju lokasi pada pukul 11.24 WIB.
Dua unit kendaraan pemadam kebakaran, yakni Fire Truck 04 dan Fire Truck 05, dikerahkan untuk menangani kejadian tersebut. Petugas tiba di lokasi pada pukul 11.33 WIB, atau sembilan menit setelah keberangkatan.
Dalam proses pemadaman, petugas menggunakan kendaraan berkapasitas 3.000 liter dan 1.500 liter secara bergantian. Setelah air pada kendaraan berkapasitas 3.000 liter habis digunakan, penanganan dilanjutkan menggunakan kendaraan berkapasitas 1.500 liter.
“Setelah api berhasil dikendalikan, kami memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala,” ujar Surrachman.
Penanganan kebakaran dinyatakan terkondisikan pada pukul 12.30 WIB. Lima menit kemudian, tepatnya pukul 12.35 WIB, kondisi dinyatakan kondusif.
Tidak ada korban yang dilaporkan dalam kejadian tersebut. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran dan nilai kerugian belum tercantum dalam laporan petugas.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa aktivitas membakar sampah perlu dilakukan dengan hati-hati, terutama ketika berada di dekat lahan kering atau bangunan. Api yang tidak terpantau berpotensi meluas dan membahayakan lingkungan di sekitarnya.