Program Siswa Asuh Sebaya Banyuwangi Jadi Inovasi Berkelanjutan

Program Siswa Asuh Sebaya Banyuwangi Jadi Inovasi Berkelanjutan
Sumber :
  • Dok. Pemkab Banyuwangi/ VIVA Banyuwangi

Banyuwangi, VIVA Banyuwangi –Program solidaritas pendidikan Siswa Asuh Sebaya (SAS) yang dikembangkan Pemkab Banyuwangi kembali mendapatkan apresiasi.

img_title Bau Menyengat Limbah SPPG Bajulmati Resahkan Warga Wongsorejo

Kali ini dalam forum Replikasi Inovasi Pelayanan Publik (PKRI) yang dilaksanakan oleh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Jakarta, Selasa (8/10/2024).

Menteri PAN RB Abdullah Azwar Anas menyerahkan langsung kepada Plt. Bupati Banyuwangi Sugirah.

img_title Best Goal Keeper Nuswantara Cup U12 2026 Disabet Line Up Diklat Persema Malang, Dastant!

Disaksikan oleh sejumlah menteri. Di antaranya Menteri Kesehatan Budi Gunadi sadikin, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

PKRI merupakan apresiasi bagi instansi pemerintah yang telah melakukan pembinaan inovasi dengan baik serta mampu menjaga keberlanjutannya dan melakukan replikasi inovasi pelayanan publik.

img_title Inilah Nama Anggota DPRD di Jatim yang Positif Narkoba Jenis Sabu & Ekstasi

Program SAS sendiri terpilih setelah melalui serangkaian evaluasi terhadap 979 inovasi dari 631 instansi yang dinilai dari kurun 2014 hingga 2023.

Adapun penilaian PKRI dilakukan pada dua kelompok, yakni kelompok keberlanjutan inovasi dan kelompok replikasi inovasi.

SAS Banyuwangi meraih penghargaan pada kelompok keberlanjutan inovasi untuk kategori kabupaten.

Plt. Deputi Bidang Pelayanan Publik Kemenpan RB Abdul Hakim mengatakan, SAS Banyuwangi bukan hanya berhasil dipertahankan. Namun juga terus dikembangkan hingga sekarang. 

“Ini yang penting. Bahwa inovasi tidak hanya diciptakan, namun juga harus dijaga keberlangsungannya. Ke depan adalah bagaimana untuk melembagakan inovasi ini supaya praktik baiknya bisa direplikasi daerah lain,” kata dia.

Sementara itu, Plt. Bupati Banyuwangi Sugirah sangat bersyukur inovasi Banyuwangi kembali mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat.

“Alhamdulillah, inovasi Banyuwangi terus mencatatkan prestasi. Penghargaan ini menjadi pelecut bagi kami untuk terus berinovasi lebih baik ke depan,” kata Sugirah.

Sugirah menjelaskan, program SAS adalah upaya pemkab untuk mendorong empati dan solidaritas di kalangan pelajar.

Dalam program ini, pelajar dari keluarga mampu memberi dana sukarela ke teman sebayanya dari keluarga kurang mampu.

Pengelolaannya dilakukan dari siswa, oleh siswa, dan untuk siswa. Sejak diluncurkan pada 2011, saat ini SAS berhasil mengumpulkan dana hingga Rp 27,71 miliar dengan menjangkau lebih dari 250 ribu siswa.

Uang yang terkumpul, secara periodik dibelanjakan untuk memenuhi kebutuhan primer dan sekunder siswa setempat.

Halaman Selanjutnya
img_title