Healing Sempurna di Djawatan Forest Benculuk
- https://sidita.disbudpar.jatimprov.go.id/storage/foto-dtw/43ad5_1671581749.jpg
Wisata, VIVA Banyuwangi –Alam Indonesia dikenal memiliki keindahan alam yang luar biasa. Salah satunya De Djawatan Forest Benculuk yang terletak di Kabupaten Banyuwangi. Kawasan Hutan Wisata Alam ini terletak di Desa Benculuk, Kecamatan Cluring Kabupaten Banyuwangi, dan berjarak sekitar 31 Kilometer dari pusat Kota Banyuwangi serta dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih satu jam.
Pohon-pohon Trembesi Raksasa yang rindang yang ditumbuhi oleh lumut dan tanaman menjalar merupakan suatu keindahan alam tersendiri dari wisata ini. Pohon-pohon berdiameter 1,5 hingga 2 meter berusia 100 hingga 150 tahun menjadi daya tarik kuat bagi para pengunjung di Hutan Wisata Alam ini.
De Djawatan Forest Benculuk sendiri melingkupi kawasan wisata seluas kurang lebih 9 hektar, dan terkenal sangat indah dan instagrammable. Banyak pihak menilai, pohon-pohon Trembesi raksasa disini mirip pepohonan di Hutan Fangorn, dalam Trilogi Film The Lord Of The Rings.
Rata-rata para pengunjung ingin mengabadikan kenangan berwisata disini dengan ber-selfie berlatar belakang Pohon-pohon Trembesi raksasa yang eksotis. Selain itu, pepohonan disini juga tertutup oleh Benalu dan Pakis, jadi menambah kesan indah dari kawasan ini.
Jam Operasional Hutan wisata alam De Djawatan Forest Benculuk mulai pukul 08.00 hingga pukul 17.00. Sementara untuk pengunjung yang masuk, dikenakan tiket sebesar Rp 6000 per orang. Banyak wahana dan fasilitas disana yang bisa dinikmati para pengunjung, seperti Dokar Wisata, ATV juga kuliner setempat.
Hutan Wisata Alam De Djawatan Forest yang dulunya terkesan angker ini kini telah berubah menjadi tempat yang sangat mengasyikkan dan berkesan bagi siapapun yang berkunjung kesana.
Kini, Perum Perhutani selaku pengelola Hutan Wisata Alam secara intens terus mengawasi dan mengadakan pemeliharaan rutin. Hal ini disebabkan pohon Trembesi yang rapuh dan mudah patah tentu membahayakan bagi para pengunjung bila tidak ditangani secara hati-hati.