Cara Menyimpan ASI di Kulkas agar Tetap Segar dan Aman

ASI tetap terjaga kualitasnya di kulkas
Sumber :
  • https://www.freepik.com/free-photo/mother-spending-time-with-her-beloved-child_29017597.htm#fromView=search&page=1&position=9&uuid=8c2cbe7e-6d74-47c0-8276-0a40b507ba8f&query=milk+pump

Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi –Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi terbaik bagi bayi, terutama pada enam bulan pertama. Bagi ibu menyusui yang memiliki aktivitas padat atau harus kembali bekerja, menyimpan ASI di kulkas menjadi solusi praktis agar kebutuhan bayi tetap terpenuhi.

img_title SUV Mewah Termahal dengan Interior Bertabur Berlian dan Kulit Asli

Namun, penyimpanan ASI tidak bisa dilakukan sembarangan karena kesalahan dalam proses penyimpanan bisa memengaruhi kualitas gizi dan keamanannya.

Mengetahui cara menyimpan ASI yang benar sangat penting agar kandungan gizinya tetap terjaga hingga saat diberikan kepada bayi. Dengan cara yang tepat, ibu bisa lebih tenang dan bayi pun tetap mendapatkan manfaat maksimal dari ASI.

img_title Titanium dan Serat Karbon, Rahasia Motor Listrik Premium

Berikut ini cara menyimpan ASI di kulkas yang bisa dilakukan para ibu.

1. Gunakan Wadah yang Tepat

img_title Supercar Limited Edition, Mengapa Harganya Terus Naik?

Pastikan kamu menggunakan wadah bersih, bebas BPA, dan memang dirancang khusus untuk menyimpan ASI. Wadah bisa berupa botol plastik khusus atau kantong ASI. Jangan lupa beri label berisi tanggal pemerahan dan nama bayi, terutama jika ASI akan dibawa ke tempat penitipan anak.

2. Isi Wadah Secukupnya

Hindari mengisi wadah terlalu penuh agar ada ruang untuk pemuaian saat ASI dibekukan. Simpan dalam porsi kecil (sekitar 60–100 ml) agar lebih praktis saat digunakan dan menghindari pemborosan karena ASI sisa umumnya harus dibuang.

3. Dinginkan ASI Baru Sebelum Dicampur

Jangan langsung mencampurkan ASI yang baru diperah dengan ASI yang sudah didinginkan. Dinginkan terlebih dahulu ASI baru di kulkas hingga suhunya sama dengan ASI lama. Setelah itu, keduanya bisa digabungkan. Durasi penyimpanan tetap mengacu pada waktu pemerahan yang paling awal, dan jarak pemerahan sebaiknya tidak lebih dari 24 jam.

4. Simpan di Bagian Dalam Kulkas atau Freezer

Simpan ASI di bagian dalam kulkas atau freezer, bukan di bagian pintu. Hal tersebut untuk menjaga suhu tetap stabil. Pada suhu -20°C, ASI bisa bertahan hingga 3 bulan. Penyimpanan di bagian dalam juga mencegah fluktuasi suhu akibat pintu yang sering dibuka.

5. Mencairkan dan Menghangatkan ASI

Untuk mencairkan ASI beku, pindahkan ke kulkas semalaman atau rendam wadahnya dalam air hangat. Setelah mencair, hangatkan ASI dengan merendam botol dalam air hangat beberapa menit, lalu cek suhunya sebelum diberikan pada bayi.

Halaman Selanjutnya
img_title