10 Tempat Wisata Sejarah di Solo yang Cocok Buat Liburan Keluarga
- https://commons.m.wikimedia.org/wiki/File:Pracima_Tuin,_Pura_Mangkunegaran.jpg
Wisata, VIVA Banyuwangi – Solo atau Surakarta bukan cuma dikenal sebagai kota budaya, tapi juga punya banyak tempat wisata sejarah yang cocok banget buat liburan keluarga. Selain murah meriah untuk belanja atau makan, wisata sejarah di Solo juga dapat menjadi alternatif wisata keluarga dan edukatif lho. Mau tahu tempat-tempat yang wajib dikunjungi bareng keluarga? Simak daftarnya berikut ini!
1. Keraton Surakarta Hadiningrat
Keraton ini adalah jantung sejarah Solo. Dibangun tahun 1745 oleh Pakubuwono II, keraton ini masih aktif sebagai tempat tinggal raja dan pusat adat Jawa. Kamu dan keluarga bisa melihat koleksi gamelan, kereta kencana, serta arsitektur khas Jawa yang memesona melalui Museum Keraton Solo. Tiketnya mulai dari Rp 15 ribu lho!
2. Pura Mangkunegaran
Berlokasi di pusat kota, Pura Mangkunegaran adalah versi "mini" keraton yang tak kalah menarik. Di sini, anak-anak bisa belajar tentang seni tari dan budaya Mangkunegaran. Tersedia juga tur dengan pemandu untuk pengalaman yang lebih interaktif. Kamu juga bisa mencoba sensasi makan ala bangsawan di Pracima Tuin lho, baik makanan tradisional maupun internasional. Sebelum ke Pracima Tuin, pastikan reservasi maksimal H-1 biar bisa kebagian.
3. Museum Radya Pustaka
Inilah museum tertua di Indonesia! Koleksinya lengkap, mulai dari manuskrip kuno, arca, hingga buku-buku sejarah. Tempat ini cocok untuk anak-anak yang ingin tahu lebih banyak tentang sejarah Jawa dan perjuangan bangsa. Harga tiket masuknya sangat terjangkau, cuma Rp10 ribu saja!
4. Museum Keris Nusantara
Museum Keris menyimpan lebih dari 400 keris dari berbagai daerah. Tak hanya melihat, kamu bisa belajar tentang filosofi, jenis logam, dan simbolik budaya keris. Ruang interaktifnya juga bikin anak-anak betah! Harga tiket masuknya sangat terjangkau, cuma Rp10 ribu saja!
5. Benteng Vastenburg
Benteng peninggalan Belanda ini berdiri sejak abad ke-18 dan kini jadi ruang terbuka hijau sekaligus wisata sejarah. Banyak acara budaya juga digelar di sini. Tempat ini cocok untuk jalan santai sambil belajar sejarah kolonial.
6. Loji Gandrung
Dulunya rumah ini dimiliki oleh pengusaha perkebunan Tinus Dezentje, kini Loji Gandrung jadi rumah dinas Wali Kota Solo. Bangunannya megah dengan arsitektur klasik Eropa. Kalau beruntung, kamu bisa ikut tur sejarah saat dibuka untuk umum.