Rekomendasi Wisata Museum di Surabaya, Menelusuri Jejak Kota Pahlawan

Monumen Kapal Selam (Monkasel), Wisata di Tepian Kalimas Surabaya
Sumber :
  • https://travelspromo.com/htm-wisata/monumen-kapal-selam-surabaya/

Wisata, VIVA Banyuwangi – Di balik hiruk-pikuk kota modern, deretan museum di Kota Pahlawan itu menjadi jendela untuk memahami perjalanan panjang Surabaya. Mulai dari masa kolonial, perjuangan kemerdekaan, hingga era modern masa kini

img_title Otanaha, Otahiya, dan Ulupahu: Tiga Benteng, Satu Kisah Besar

Museum-museum di Surabaya tidak sekadar menjadi tempat penyimpanan artefak, tetapi juga pusat edukasi, seni, dan budaya. Mengunjunginya adalah cara terbaik untuk mendapatkan wawasan sejarah, menikmati arsitektur khas, sekaligus merasakan atmosfer perjuangan yang masih terasa kuat di kota ini.

img_title 5 Rekomendasi Wisata Libur Lebaran 2026/1447 H Di Pasuruan

Berikut adalah 8 museum terbaik di Surabaya yang layak masuk dalam daftar kunjungan wisatamu.

1. Museum Surabaya (Siola), Arsip Kota di Jantung Surabaya

img_title 5 Wisata Religi Di Pasuruan

Terletak di Jalan Tunjungan No.1, Museum Surabaya atau yang lebih dikenal dengan Museum Siola adalah salah satu ikon sejarah Kota Pahlawan. Gedung berusia sekitar 140 tahun ini menyimpan koleksi yang berkaitan dengan sosial dan budaya Surabaya.

Dokumen yang tersimpan di museum ini ada yang berbahasa Belanda, arsip kependudukan masa Hindia Belanda, hingga benda memorabilia seperti piano milik Gombloh dan replika biola WR Soepratman.

Menariknya, museum ini juga menawarkan banyak spot foto unik yang memadukan suasana tempo dulu dengan sentuhan modern. Buka setiap hari Senin–Sabtu, pukul 09.00–21.00 WIB, museum ini menjadi destinasi sempurna bagi wisatawan yang ingin mengenal sejarah kota sekaligus menikmati pusat kota Surabaya. Tiket masuknya gratis dan dapat dilihat di tiketwisata.surabaya.go.id.

2. Museum Pendidikan Surabaya, Napak Tilas Sistem Pendidikan Indonesia

Berlokasi di Jalan Genteng Kali No.10, Museum Pendidikan Surabaya mengajak pengunjung menelusuri perkembangan pendidikan Indonesia dari masa pra-aksara hingga era kemerdekaan. Tata letaknya dirancang mengikuti alur sejarah, sehingga pengunjung dapat memahami evolusi pendidikan secara kronologis.

Selain koleksi bersejarah, museum ini berada satu kompleks dengan Taman Ekspresi di tepi Sungai Kalimas. Kombinasi ini membuatnya cocok sebagai destinasi edukasi dan rekreasi keluarga. Museum buka setiap Selasa–Minggu pukul 08.00–21.00 WIB. Harga tiket masuknya Rp 5 ribu.

3. Museum Sepuluh November, Pusaka Pertempuran 1945

Berada di dalam kompleks Tugu Pahlawan, Museum Sepuluh November menjadi monumen hidup yang mengabadikan peristiwa heroik 10 November 1945. Museum ini menyimpan patung perjuangan arek-arek Suroboyo, diorama pertempuran, foto-foto dokumenter, serta rekaman asli pidato Bung Tomo.

Halaman Selanjutnya
img_title