Menyingkap Sejarah Pura Mandhagiri Semeru Agung, Akulturasi Budaya Bali-Jawa di Lumajang

Wisata spritual Pura Mandhagiri Semeru Agung di Lumajang
Sumber :
  • https://www.tempatwisata.pro/wisata/Pura-Mandaragiri-Semeru-Agung

Lumajang, VIVA Banyuwangi –Di tengah keindahan alam Jawa Timur yang memukau, tepatnya di kaki Gunung Semeru, berdiri megah sebuah pura yang memiliki makna spiritual sangat mendalam bagi umat Hindu, yaitu Pura Mandhagiri Semeru Agung.

img_title Kak Seto “Semprot” Kualitas Guru Menurun: “Mendidik Bukan Membidik, Mengajar Bukan Menghajar!”

Pura ini tidak hanya menjadi tempat peribadatan, tetapi juga simbol persatuan antara umat Hindu Bali dengan masyarakat setempat di Lumajang. Keberadaannya tak lepas dari sejarah dan keyakinan bahwa Gunung Semeru adalah manifestasi dari puncak Gunung Mahameru di India, yang dipindahkan ke Jawa.

Pura ini menjadi destinasi yang menarik bagi mereka yang ingin memahami lebih dalam tentang akulturasi budaya dan spiritualitas Hindu di tanah Jawa. Pura Mandhagiri Semeru Agung berlokasi di Desa Kandang Tepus, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

img_title Gas Melon Disorot! Bupati Lumajang Keluarkan Surat Edaran Tegas: Harga Maksimal Rp 18 Ribu, Pangkalan Dilarang “Main Mat

Lokasinya yang berada di kawasan pegunungan membuat Pura ini diberkahi dengan pemandangan alam yang asri dan udara yang sejuk. Akses menuju pura relatif mudah dijangkau dari pusat kota Lumajang, meskipun jalurnya menanjak. Kehadiran pura ini di kaki Semeru menjadikannya titik strategis bagi peziarah dan wisatawan yang ingin merasakan ketenangan spiritual sekaligus menikmati keindahan alam.

Dilansir dari Pemkab Lumajang, pembangunan Pura Mandhagiri Semeru Agung tidak terlepas dari sejarah migrasi umat Hindu dari Bali ke Jawa, khususnya di wilayah sekitar Gunung Semeru. Pura ini didirikan sebagai bentuk perwujudan bhakti (pengabdian) kepada Hyang Widhi Wasa dan leluhur.

img_title Antrean Gas Melon Memanas di Lumajang: Warga Ditolak Karena Beda KTP, Keluhan Meledak di Media Sosial

Proyek pembangunannya melibatkan gotong royong antara umat Hindu, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat, menunjukkan kuatnya toleransi beragama dan semangat kebersamaan. Peresmiannya menjadi momen bersejarah yang mengukuhkan keberadaan Pura ini sebagai pusat keagamaan Hindu di wilayah Lumajang.

Arsitektur Pura Mandhagiri Semeru Agung memiliki ciri khas perpaduan antara gaya Bali dan Jawa. Pura ini memiliki beberapa area penting seperti Candi Bentar di bagian depan dan Padmasana sebagai tempat persembahan tertinggi.

Ornamen-ornamen yang menghiasi pura kaya akan makna filosofis. Struktur Pura yang menghadap ke Gunung Semeru bukanlah tanpa alasan; hal ini melambangkan penghormatan terhadap gunung suci, yang dipercaya sebagai tempat bersemayamnya para dewa.

Halaman Selanjutnya
img_title