Wisata Hutan Bambu Lumajang, Destinasi Instagramable yang Menenangkan Jiwa
- Donald Tong/Pexels.com
Wisata, VIVA Banyuwangi – Hutan bambu biasanya identik dengan suasana yang misterius dan sunyi. Namun, di Lumajang, Jawa Timur, ada sebuah Hutan Bambu yang justru menjadi destinasi favorit wisatawan. Dengan suasana yang sejuk, rindang, dan alami, Hutan Bambu yang berlokasi di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro ini menawarkan pengalaman liburan yang berbeda.
Dikenal juga sebagai Hutan Bambu Sumbermujur, tempat ini menjadi magnet bagi para pecinta alam dan fotografi. Keunikan utamanya terletak pada ribuan pohon bambu yang tumbuh rapat, menciptakan lorong-lorong alami yang estetik. Pemandangan ini sangat cocok untuk dijadikan latar belakang foto-foto Instagramable.
Daya Tarik Keindahan Alam dan Spot Foto Unik
Seperti yang dijelaskan dalam portal resmi Pemkab Lumajang, Hutan Bambu ini dulunya hanyalah area konservasi biasa. Namun, berkat keindahan alamnya yang khas, tempat ini mulai dilirik dan dikembangkan menjadi objek wisata.
Salah satu daya tarik utamanya adalah suasana yang menenangkan. Jauh dari hiruk pikuk kota, suara gesekan daun bambu yang tertiup angin akan menciptakan simfoni alam yang menyejukkan. Para pengunjung bisa berjalan santai menyusuri jalur setapak sambil menikmati udara segar.
Selain itu, pengelola juga telah menambahkan beberapa spot foto buatan yang unik, seperti jembatan kayu dan ayunan yang digantung di antara pohon bambu. Hal ini semakin melengkapi keindahan alami Hutan Bambu, menjadikannya destinasi yang wajib dikunjungi saat berada di Lumajang.
Perjalanan Menuju Hutan Bambu
Untuk mencapai lokasi ini, perjalanan relatif mudah. Dari pusat Kota Lumajang, Anda bisa berkendara menuju arah utara. Hutan Bambu terletak di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Lumajang, Jawa Timur.
Menurut informasi pada laman eastjava.com, rute menuju lokasi sudah cukup baik dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Papan penunjuk jalan juga tersedia, memudahkan wisatawan untuk menemukan lokasi. Jaraknya sekitar 15 kilometer dari pusat kota, dengan waktu tempuh kurang lebih 30-45 menit.
Tiket Masuk dan Fasilitas
Untuk menikmati keindahan Hutan Bambu, pengunjung tidak perlu khawatir akan biaya mahal. Harga tiket masuk sangat terjangkau, biasanya hanya dikenakan biaya retribusi sukarela atau parkir kendaraan. Hal ini sesuai dengan konsep wisata alam yang ingin merangkul semua kalangan.