Harga Ayam Kampung Melonjak Jelang Ramadhan, Konsumen Beralih ke Alternatif Lebih Murah
- Venus Hadi/ VIVA Banyuwangi
Banyuwangi, VIVA Banyuwangi –Sehari menjelang bulan suci Ramadhan, harga ayam kampung di pasar tradisional Banyuwangi mengalami kenaikan drastis akibat meningkatnya permintaan. Harga yang sebelumnya berkisar Rp75-90 ribu per ekor kini melonjak hingga Rp125-150 ribu.
Saiful Bahri (39), pedagang ayam kampung di Pasar Desa Bajumati, mengungkapkan bahwa kenaikan harga ini merupakan tren tahunan menjelang Ramadhan. “Stok ayam terbatas, sedangkan permintaan tinggi. Akibatnya, harga naik signifikan,” ujarnya.
Harga Ayam Kampung Melonjak Jelang Ramadhan
- Venus Hadi/ VIVA Banyuwangi
Senada dengan Saiful, pedagang lain, Fikri (42), juga merasakan lonjakan harga yang cukup tajam. “Biasanya saya jual Rp100 ribu per ekor, sekarang bisa Rp130-150 ribu tergantung kualitas ayamnya,” katanya pada Banyuwangi.viva.co.id
Kenaikan harga ini pun membuat sebagian konsumen berpikir ulang untuk membeli ayam kampung. Abdul Rahman (41), salah satu pembeli, akhirnya memilih ayam broiler karena lebih terjangkau. “Saya awalnya mau beli ayam kampung, tapi harganya mahal. Akhirnya saya beli ayam broiler saja, harganya cuma Rp55 ribu,” ungkapnya.
Harga Ayam Kampung Melonjak Jelang Ramadhan
- Venus Hadi/ VIVA Banyuwangi
Kondisi ini menunjukkan bahwa meski permintaan tinggi, daya beli masyarakat tetap menjadi pertimbangan utama dalam memilih bahan pangan menjelang Ramadhan.