Terapkan 6 Anjuran Cerdik, Banyuwangi Deteksi Dini Penyakit Tak Menular

Ilustrasi screening kesehatan
Sumber :
  • Pixabay

Banyuwangi, VIVA Banyuwangi – Penanganan Penyakit Tidak Menular (PTM) menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi dengan mendirikan Kampung Cerdik pada setiap desa di wilayah tersebut. 

Cerdik merupakan singkatan dari 6 anjuran kesehatan yaitu Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin beraktivitas fisik, Diet sehat dan seimbang, Istirahat yang cukup serta Kelola stress. 

“Itu sudah dilakukan di Kampung Cerdik, dan bahkan ada 1 desa yang memiliki lebih dari 2 Kampung Cerdik, sehingga total saat ini ada 232 Kampung Cerdik di Kabupaten Banyuwangi,” terang Plt Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi Amir Hidayat kepada Banyuwangi.viva.co.id.

Bertepatan dengan perayaan Hari Kesehatan Nasional (HKN), Dinkes Banyuwangi juga menggelar screening hipertensi dan penyakit tak menular lain secara serentak kepada 59 ribu orang di seluruh Kampung Cerdik yang ada.  

Amir menambahkan, screening kesehatan dirasa penting untuk dilakukan karena hal tersebut kini menjadi prioritas karena diprediksi akan mengalami peningkatan jumlah kasus dalam beberapa waktu mendatang. 

Setelah sebelumnya penyakit infeksi seperti Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) dan diare banyak dialami masyarakat. 

Sehingga kemudian Pemkab Banyuwangi berharap dapat melakukan pencegahan dengan melakukan langkah-langkah deteksi dini di tingkat kampung. 

Untuk diketahui, dilansir dari situs Kementerian Kesehatan RI, PTM adalah penyakit yang penyebabnya bukan berasal dari infeksi kuman, beberapa di antaranya adalah stroke, jantung koroner, dan diabetes

Selain itu, penyakit paru kronik, kanker, serta gangguan akibat kecelakaan atau tindak kekerasan juga termasuk dalam kategori PTM. 

Langkah-langkah cerdik yang diterapkan di Kampung Cerdik merupakan anjuran pencegahan PTM yang diharapkan mampu meminimalisir peluang masyatakat terserang penyakit yang dapat mengganggu aktivitas harian. 

Selain itu, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan segera melakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit juga perlu dilakukan agar masyarakat dapat segera mendapatkan penanganan secara cepat.