Sumber Banteng, wisata air yang mengasyikkan

Sumber Banteng Wisata Air Yang Mengasyikkan
Sumber :
  • https://jadesta.kemenparekraf.go.id/imgpost/140100.jpg

Wisata, VIVA Banyuwangi –Mata Air Sumber Banteng, yang terletak di Desa Tempurejo Kecamatan Pesantren Kota Kediri merupakan wisata air yang berasal dari mata air murni. Artinya bukan sungai maupun aliran tertentu. Namun betul-betul muncul dari dalam tanah. Bahkan, ada sebagian orang yang meyakini bahwa air tersebut memiliki efek penyembuhan. Hal ini dikarenakan kandungan airnya dengan komposisi ph 6,80. Nitrat : 5 Phosphate 1.9 dan suhu sekitar 28.8 Celcius TDS sebesar 285 PPM bisa langsung diminum.  

Tentu ada sebuah pertanyaan. Mengapa disebut Sumber Banteng? Ya, karena debit mata air yang sangat besar, mencuat dari dalam tanah. Sehingga besarnya mata air ini dianalogikan sebagai seekor banteng dengan daya dan tenaga yang sangat besar.  Bahkan diperlukan pipa-pipa paralon besar untuk menyalurkannya. Sungguh unik..

Adapun pengalaman berwisata disini sangatlah bervariasi. Mulai dari naik perahu, sekedar berjalan-jalan disepanjang mata air. Atau juga pada momen tertentu melihat  sedekah bumi atau event budaya disini. Mata air yang berlimpah disyukuri oleh warga setempat, membawa keberkahan. Ada satu hubungan timbale balik yang tetap terjaga : bahwa lestarinya sumber mata air ini tak lepas dari dukungan dan pengawasan warga sekitar. Mereka melarang untuk menebang pohon yang ada di sepanjang kawasan Sumber Banteng. Bila hai itu dilakukan, tentu akan mengganggu ekosistem yang ada, dan bukan tidak mungkin akan mematikan mata air

Jam operasional Sumber Banteng ini dimulai pukul 07.30 hingga 17.00. dimana untuk pengunjung yang masuk hanya mengisi kotak sumbangan seikhlasnya. Untuk parkir hanya Rp 2000 untuk motor, dan Rp 4000 untuk Mobil. Jika ingin menikmati kuliner setempat, ada warung-warung yang menjajakan makanan Khas Kediri seperti Pecel Tumpang, Rujak dan lain-lain. Sungguh wisata luar biasa yang sangat unik. Meski sederhana, Sumber Banteng masuk kedalam 500 Besar Anugerah Desa Wisata di Indonesia. Keren bukan?